Santai Sejenak, Menikmati Terapi Ikan di Sumber Sentong Jrebeng

731

Kedopok (wartabromo.com) – Pandemi Covid-19 cukup membatasi ruang gerak masyarakat, termasuk akses untuk relaksasi di tempat wisata. Di Jrebeng Wetan, Kedopok, Kota Probolinggo, ada sumber mata air yang disulap menjadi lokasi wisata lokal. Terapi ikan, suasana asri dan sejuk, menjadi daya tarik di tempat ini.

Dari pusat kota, Sumber Sentong bisa dijangkau sekitar 10 menit berkendara, tidak terlalu jauh. Lokasi ini dulunya adalah sumber mata air yang tak terurus. Sering digunakan masyarakat sekitar untuk memancing.

Pertengahan 2020 lalu, ketika pandemi berlangsung, masyarakat setempat berinisiatif untuk membersihkannya. Kemudian menyulapnya menjadi lokasi wisata lokal. Rumput liar dan ilanang dibersihkan. Serta dilengkapi dengan gazebo bambu dan fasilitas pendukung lainnya.

Salah satu daya tarik utama adalah terapi ikan nila merah. Pengunjung yang datang, biasanya mencelupkan kakinya ke kolam berisi sekitar 1.300 ekor nila merah berbagai ukuran.

“Awalnya memang tidak langsung di gigit. Tapi ketika kaki sudah tenang, ikan-ikan ini akan berkumpul dan mulai mengigiti kaki. Rasanya menyenangkan sekali. Akhirnya ya gitu, bisa tertawa terbahak-bahak seperti orang gila,” kata salah satu pengunjung, Pephy, Jumat (21/5/2021).

Sensasi geli itu pun membuat pengunjung yang datang betah. Bisa mengendurkan saraf-saraf yang tegang. Dimana aktivitas sehari-hari selama pandemi, cukup menyebabkan stress dan jarang bisa membuat tertawa.

Suasana asri dan sejuk, juga cukup untuk relaksasi dan santai sejenak. Tidak perlu ke luar kota, dan tentunya tidak terlalu ramai.

“Selama pandemi, perhari ada saja pengunjung. Antara 30 sampai 50 orang. Mulai dari pagi sampai sore,” kata Edi Sunarko, pengelola sumber sentong.

Pengunjung yang datang rata-rata berasal dari daerah Probolinggo. Baik kota maupun kabupaten. Selama berada di Sumber Sentong, protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Seperti memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak.

Di lahan seluas 4 hektar ini, pengunjung bisa masuk gratis. Termasuk terapi ikan. Kecuali menggunakan wahana tertentu. Seperti sepeda air, perahu kayuh atau membeli pakan ikan.

Keberadaan Sumber Sentong sebagai area wisata lokal pun cukup berdampak pada masyarakat sekitar. Terutama dari sisi ekonomi. Sejak dibuka pada Juni 2020 lalu, toko, warung dan warga sekitar yang berjualan kecil-kecilan merasakan betul manfaatnya.

“Pengunjung kan tetap ada setiap hari. Walau tidak banyak, tapi tetap memberikan manfaat ekonomi pada masyarakat sekitar. Kami bersyukur dengan hal itu,” sebut Edy. (lai/saw)