Total 33 Rumah, 1 Masjid, dan 1 Musala di Kabupaten Pasuruan Rusak Akibat Gempa

2341
Salah satu bangunan di Puspo yang rusak parah akibat gempa. Foto: Miftahul Ulum.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Puluhan bangunan di Kabupaten Pasuruan rusak akibat gempa Blitar berkekuatan 5,9 SR, Jumat (21/5/2021) malam. Kerusakan dialami rumah warga, masjid, dan musala.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengungkapkan, berdasarkan laporan sementara terdapat 35 bangunan rusak. Tingkat kerusakan bervariasi, yang terparah terjadi di dua rumah di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo.

“Sampai dengan saat ini, laporan yang kami terima ada 35 bangunan yang terdampak. Terdiri dari masjid, musala, dan rumah warga,” ungkap Harris, saat meninjau kerusakan rumah di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Sabtu (22/5/) siang.

Kerusakan ini tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Yakni, di Kecamatan Puspo, Wonorejo, dan Tutur.

Sedikitnya 1 rumah di Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo rusak ringan. Satu rumah di Desa Kali Kebek dan Desa Kali Pucang, Kecamatan Tutur juga terdampak.

“Dari 35 bangunan yang rusak, dua rumah warga yang terparah di Dusun Pusung Malang, Desa Pusung Malang,” beber Harris.

Dua rumah warga di Dusun Pusung Malang mengalami rusak parah. Separuh dinding rumah Sunatin roboh.

“Tidak bisa ditempati, kemarin saya tidur di jalan situ,” ujarnya dengan nada sedih.

Sedangkan rumah Mustofa yang bersebelahan dengan Sunatin juga rusak parah. Kaca bagian depan rumahnya pecah dan juga bagian belakang rumahnya roboh.

“Tidak ada yang luka, tapi rumahnya yang rusak,” tutur Mustofa.

Selain kerusakan bangunan, terdapat warga yang mengalami luka ringan akibat gempa. Suwarti, warga Dusun Manggu, Desa Pusung malang tertimpa reruntuhan bangunan.

“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa, ada 1 orang yang dilaporkan luka ringan,” imbuhnya.

Upaya tanggap darurat sudah dilakukan oleh BPBD setempat. Warga yang rumahnya rusak diberikan bantuan sembako dan terpal.

“Besok akan dilakukan kerja bakti bersama. Hari ini, sudah dilakukan pembersihan material dan pengamanan barang-barang, dan nantinya akan kami laporkan kepad pimpinan agar warga yang terdampak ini mendapat bantuan sosial untuk rehab dan rekonstruksi bangunan yang rusak,” jelas Harris. (oel/asd)

Simak videonya: