Ingin Pasuruan Zero ODF, Bank Jatim Salurkan Bantuan untuk Jamban Sehat

1698

Pasuruan (WartaBromo.com)– Sanitasi lingkungan menjadi keniscayaan buat masyarakat. Apalagi, untuk Kota Pasuruan. Kota yang kini dipimpin Saifullah Yusuf-Adi Wibowo ini menerapkan tagline: Maju Ekonominya, Indah Kotanya dan Harmoni Warganya.

Tagline Indah Kotanya menjadi hal yang dikejar Pemkot Pasuruan. Salah satu indikator Kota dikatakan indah adalah bebas ODF (Open Defecation Free). Itu artinya, tidak boleh ada warga yang buang air besar sembarangan. Dan ini harus diwujudkan dengan jamban sehat di rumah-rumah warga.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemkot mengumpulkan pengusaha yang berperan serta dalam program jamban sehat. Perusahaan yang konsen terhadap program tersebut adalah Bank Jatim Pasuruan. Bank Jatim Pasuruan ingin ikut ambil bagian dalam mewujudkan Kota Pasuruan zero ODF.

Baca Juga :   Bank Jatim Luncurkan Program KURMA dan Memudahkan Pembayaran dengan QRIS
CSR: Wawali Adi Wibowo menyerahkan bantuan CSR Bank Jatim secara simbolis kepada warga.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan, Deddy Adjie Wijaya mengaku terdorong untuk turut membantu Pemerintah Kota Pasuruan dalam mewujudkan program zero ODF.Bank Jatim Cabang Pasuruan mengucurkan bantuan senilai Rp 7 juta untuk program jamban sehat.

Bantuan tersebut diberikan untuk 70 warga di Kelurahan Panggungrejo, Kepel dan Sebani. Kepel menjadi salah satu kelurahan yang warganya masih banyak yang belum memiliki jamban sehat.

“Sebagai bentuk komitmen kami untuk perbaikan sanitasi. Agar masyarakat yang biasanya sanitasinya tidak sehat, sekarang bisa memiliki jamban sehat,” ujar Deddy ketika acara rebranding becak wisata. Acara tersebut dihadiri Walikota Saifullah Yusuf, Wawali Adi Wibowo dan Ketua DPRD Ismail Marzuki Hasan.

Baca Juga :   Sisihkan Rezeki, Karyawan Bank Jatim Pasuruan Peduli Tukang Becak
ZERO ODF: Walikota Pasuruan, Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan kepada warga secara simbolis didampingi Pimpinan Bank Jatim Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya.

Open Defecation Free (ODF) merupakan kondisi ketika setiap individu dalam masyarakat tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit. Sehingga untuk memutuskan rantai penularan penyakit itu harus dilakukan terobosan berupa penyediaan jamban sehat di rumah.

Bantuan dari Bank Jatim ini mendapat sambutan positif dari Wali Kota Saifullah Yusuf. Gus Ipul-begitu sapaannya, mengatakan, bantuan jamban sehat dari Bank Jatim Pasuruan ini bisa mempercepat daerah untuk segera mewujudkan target zero ODF.

“Masih sekitar 2 ribuan warga belum menerapkan sanitasi sehat. Ini adalah tugas kita bersama. Oleh karena itu, saya atas nama Pemerintah Kota Pasuruan mengucapkan terima kasih atas bentuk dukungan Bank Jatim Pasuruan yang membantu warga bisa memiliki sanitasi sehat,” tegas Gus Ipul.

Baca Juga :   Dukung Pasuruan Menuju Smart City, Bank Jatim Layani Pembayaran Online PDAM

Agar program zero ODF ini berjalan lancar, Gus Ipul meminta beberapa instansi terkait untuk segera melakukan pendataan dan mengumpulkan pengusaha untuk support CSR. Dari sini akan diketahui berapa program yang bisa ditangani dari APBD, dan berapa yang bisa dibantu oleh CSR perusahaan.

 

SANITASI LINGKUNGAN: Pimpinan Bank Jatim Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya menyerahkan bantuan dengan mendekati warga secara langsung.

Kabid Perencanaan Pembangunan, Sosial Budaya dan Pemerintahan Bappeda Kota Pasuruan, Siti Rochana menyatakan program ODF masih perlu sentuhan maksimal dari perusahaan atau instansi lain. “Memang program ini butuh peran serta dari banyak Corporate, Karena kita berharap seperti target Provinsi, Pasuruan harus bebas ODF pada 2024,” ujarnya.