Bank Jatim Pasuruan Bantu Warga Korban Gempa di Pusung Malang

1184
BANK JATIM PEDULI: Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya menyerahkan CSR Bank Jatim kepada warga korban gempa didampingi Dandim 0819, Letkol Inf Nyarman dan Danramil Puspo.

 

Pasuruan (Wartabromo.com) Musibah gempa yang terjadi pada 21 Mei 2021 mulai mendapatkan atensi dari berbagai pihak. Mulai dari unsur pemerintah daerah hingga peran pihak swasta.

Dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Bupati Irsyad Yusuf, Sabtu (19/6) lalu, turun langsung ke daerah Pusung Malang, Kecamatan Puspo. Pusung Malang termasuk daerah yang terkena dampak gempa lumayan parah. Selain Pusung Malang juga menimpa kecamatan Tutur dan Lumbang.

Bantuan berupa uang tersebut ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Total sebanyak Rp 467 juta diberikan kepada 90 lebih KK yang rumahnya rusak akibat bencana gempa beberapa waktu lalu.

“Ini bantuan stimulan yang sudah kami rencanakan dan siapkan melalui dana BTT,” kata Bupati Irsyad Yusuf.

BANTU KORBAN: Bupati Irsyad Yusuf, Wabup beserta jajaran lainnya menyerahkan bantuan buat para korban gempa di Pusung Malang, Puspo.

Sebagian korban gempa mendapat Rp 15 juta. Namun sebagian lagi mendapat Rp 13 juta. Tergantung tingkat kerusakan yang dialami. “Masing-masing rumah sudah kami hitung, sesuai dengan kebutuhan. Dan sifatnya ini stimulan tidak bisa memberikan bantuan penuh,” jelasnya.

Baca Juga :   Sebagian Jemaah Tahlil Habib Hasan Dirapid Test

Selain pemerintah daerah, bantuan juga diberikan pihak swasta. Salah satunya Bank Jatim Cabang Pasuruan. Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya bersama Dandim 0819, Letkol Inf Nyarman sempat mengunjungi lokasi bencana di Pusung Malang.

“Kami ikut merasakan beban yang diderita masyarakat di sini. Maka dari itu, kami bisa membantu sesuai kemampuan kami,” ujar Ajie saat menyerahkan bantuan kepada warga korban gempa di Pusung Malang, Puspo.

LIHAT LOKASI: Deddy Ajie Wijaya bersama Letkol Inf Nyarman melihat langsung kondisi rumah warga akibat gempa di Pusung Malang.


Ajie
mengaku terenyuh dengan kondisi yang dialami warga korban gempa. Karena banyak dari mereka yang rumahnya rata dengan tanah. Sehingga, bantuan CSR Bank Jatim minimal bisa meringankan beban mereka. Dan agar para korban gempa bisa menempati perbaikan rumah secepatnya.

Sementara itu, Dandim 0819, Letkol Inf Nyarman menegaskan jika pihaknya bersama jajaran dibawahnya dibantu warga berusaha untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu kesulitan warga. Apa yang dilakukan jajarannya adalah bentuk bhakti TNI dan manunggal TNI untuk masyarakat.

Baca Juga :   Pilwali Kota Pasuruan, Golkar Buka Peluang Usung Calon Sendiri
DIALOG: Pimpinan Bank Jatim Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya menyapa warga korban gempa di Pusung Malang kecamatan Puspo.

“Kami berusaha membantu masyarakat, terutama yang terkena musibah gempa. Kami juga koordinasi dengan instansi terkait agar segera bisa mempercepat renovasi rumah mereka,” tegas Letkol Inf Nyarman.

Dari pendataan yang dilakukan jajarannya, dari 35 rumah, ada 8 rumah warga yang rusak parah. Kerusakan rumah warga tersebar di tiga dusun. Mulai dusun Pusung Malang, Mangu dan Jagung Sromo.

Para warga tersebut adalah Ali Mustofah di RT 03 RW 06  Dusun Pusung MalangSumiana RT 03 RW 06 Dusun Pusung Malang, dan Saripah RT 04 RW 06 Dusun Pusung Malang.

Kemudian rumah Iskandar, Wiyono dan Margo. Ketiganya berada di RT 01 RW 02 Dusun Mangu. Lalu, rumah Subandi dan Sanulam, keduanya berada di Dusun Jagung Sromo.

Baca Juga :   Kabur dari RS Soetomo, Pasien Positif Covid-19 Sembunyi di Beji hingga Rencana Larangan Roda Empat Masuk Kawasan Alun-alun hingga Niaga | Koran Online 4 Mei

“Saya juga sudah koordinasi dengan Bank Jatim. Dan kita sama-sama ke lokasi secara langsung,” tegasnya.

Medan yang berat di wilayah Pusung Malang, menjadi tantangan tersendiri buat prajurit TNI. Bahan material yang seharusnya bisa dibawa dari dataran rendah, tidak bisa langsung ke Pusung Malang. Sehingga, bahan material harus diusung kembali dengan pikap dengan bantuan warga.

“Kita ingin libatkan semua yang bisa bantu,” tegasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 5,9 Magnitudo yang berpusat di Selatan Kabupaten Blitar ternyata juga terasa di Kabupaten Pasuruan, Jumat (21/5/2021) malam. Puluhan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 6,7 SR yang terjadi pada 10 April 2021 di Barat Daya Malang menyebabkan kerusakan sejumlah rumah dan fasilitas umum di Kabupaten Pasuruan. Sehingga, ketika terjadi gempa lagi pada Mei lalu, semakin memperparah kerusakan rumah warga. (day/**)