Jagoan Kampung Bawa Celurit, Ancam Pujaan Hati

1156

Pakuniran (WartaBromo) – Asil, mengancam perempuan pujaan hatinya dengan celurit. Aksi jagoan kampung itupun, kepergok dan tak berkutik saat ditangkap anggota Polsek Pakuniran.

Pria berumur 40 tahun itu, membawa celurit dan mondar-mandir di rumah seorang perempuan di Desa Pakuniran. Aksi itu tak hanya dilakukan sekali saja, namun berkali-kali.

“Ada laporan warga, bawah pelaku ini selalu membawa senjata tajam, warga resah,” kata Kapolsek Pakuniran, AKP. Tavip Hariyanto pada Kamis, 24 Juni 2021.

Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi pada Selasa, 22 Juni 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Melihat ada polisi, Asil mencoba melarikan diri dengan sepeda motor. Di kegelapan malam, polisi berhasil mengejarnya hingga ke Desa Gondosuli, sekitar 3 kilometer dari lokasi awal.

“Saat coba diamankan anggota, pelaku sempat memberontak memberi perlawanan. Dengan tangan kosong, anggota kami berhasil mengamankan pelaku. Kami juga menyita celurit yang disimpan di dalam jok sepeda motornya,” sebut ia.

Asil lantas digelandang ke Mapolsek Pakuniran. Dihadapan penyidik, ia mengaku membawa celurit untuk mengancam perempuan idamannya. Karena pujaan hati itu, menolak ajakan menikah dari duda tersebut.

“Pengakuannya untuk mengancam wanita yang tidak menerima cintanya,” ungkap Kapolsek.

Pria bertubuh mungil itu, merupakan resedivis kambuhan. Dalam catatan kepolisian, sudah 4 kali menikmati hotel prodeo, karena terlibat dalam kasus pencurian kambing, kayu hutan dan burung merpati.

“Beberapa pekan terakhir memang kata warga sekitar Desa Pakuniran dan Bima sangat meresahkan, karena sering terlibat kasus pencurian berbagai macam barang berharga milik warga,” tandas AKP. Tavip.

Pelaku bersama dengan barang buktinya, sudah dilimpahkan ke Polres Probolinggo. Asil harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Termasuk pengembangan kasus lainnya yang diduga dilakukan oleh Asil. (cho/saw)