Fatal, RSUD Bangil Salah Keluarkan Hasil Swab PCR

6946

Bangil (WartaBromo.com) – Kesalahan fatal dilakukan petugas tes swab PCR RSUD Bangil. Mereka mengeluarkan dua hasil tes swab PCR yang berbeda untuk Syarifah Torayyah, warga Kidul Dalem, Bangil, Pasuruan.

Salman Fariz (33), anak Syarifah menjelaskan, pada tanggal 23 Juni 2021, satgas covid kecamatan mendatangi rumah ibunya di Jalan Apel, dekat Pasar Bangil. Mereka membawa hasil swab PCR dari RSUD Bangil tertanggal 22 Juni 2021 (tes tanggal 21 Juni) yang menyatakan ibunya positif Covid-19.

“Padahal ibu tidak pernah tes pada tanggal 21 Juni. Sehingga kami, pihak keluarga merasa dirugikan atas hasil swab yang dikeluarkan RSUD Bangil,” kata Salman bersama sejumlah keluarga mendatangi RSUD Bangil meminta penjelasan kepada manajemen.

Baca Juga :   RSUD Bangil Santai Hadapi Tudingan Korupsi Alkes

Pasalnya, tetangga sekitar menjauhi keluarga Syarifah setelah satgas mendatangi rumahnya karena menduga ibunya positif Covid-19. Sedangkan ibunya tidak pernah tes pada hari itu di RSUD Bangil.

Lantas Salman menerangkan, ibunya memang pernah memeriksakan diri di RSUD Bangil pada 15 Juni 2021. Setelah dilakukan swab PCR, hasilnya keluar pada tanggal 16 Juni.

“Hasilnya negatif yang tanggal 16 Juni,” ungkapnya sembari menunjukkan hasil swab ibunya.

Selang seminggu kemudian, pada tanggal 23 Juni, tiba-tiba satgas mendatangi rumah ibunya dan membawa hasil swab dari RSUD Bangil tertanggal 22 Juni yang menyebutkan ibunya positif. Hal ini lah yang membuat keluarga geram.

“Kami ingin penjelasan dari pihak RSUD Bangil dan memberikan klarifikasi bahwa hasil swab ibu saya negatif. Sekaligus agar pihak RSUD Bangil meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan,” tutupnya.

Baca Juga :   Tangani Pasien Emergency, Bank Jatim Bantu Motor Ambulance untuk RSUD Bangil

Pihak keluarga Syarifah sudah bertemu dengan manajemen RSUD Bangil. Setelah diberikan penjelasan, pihak keluarga menerima penjelasan tersebut.

Pihak RSUD Bangil meminta maaf kepada keluarga Syarifah atas kekeliruan yang sudah dilakukan oleh tenaga kesehatan RSUD Bangil.

“Kami dari manajemen, dengan kesalahan ini menjadi momen untuk perbaikan pelayanan ke depannya. Dan dari dua hasil tes yang ada untuk bu Syarifah yang benar hasil yang tanggal 16 Juni. Dan kami tekankan hasilnya negatif,” terang M. Hayat, Humas RSUD Bangil saat dikonfirmasi wartabromo. (oel/asd)