Muncul Klaster Perkantoran di Kota Pasuruan, 34 Orang Positif Covid-19

1582
Petugas melakukan sterilisasi di ruang perkantoran Pemkot Pasuruan. Foto: Istimewa.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Setelah klaster ziarah wali limo, sekarang muncul lagi klaster perkantoran di Kota Pasuruan. Ada 34 orang dinyatakan positif Covid-19 dari klaster ini.

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, ke-34 orang tersebut mulai ASN Pemkot Pasuruan, anggota DPRD Kota Pasuruan, hingga pegawai BPJS Kesehatan.

Gus Ipul memberikan rincian, di Kantor DPRD Kota Pasuruan, ada 7 orang positif Covid-19. Mereka adalah ASN sekretariat dewan dan anggota dewan sendiri.

Kemudian di BPJS Kesehatan Pasuruan 21 orang positif Covid. Namun dari 21 orang ini, 7 orang ber-KTP Pasuruan, 14 ber-KTP luar Kota Pasuruan.

Selanjutnya adalah 1 orang ASN Dispenda; 9 orang dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana; 1 orang Dinsos; serta 7 orang dari rumah karantina.

“Sementara untuk santri Ponpes Salafiyah yang tertular klaster ziarah, total yang positif sebanyak 38 santri,” ujar Gus Ipul.

Terkait lonjakan kasus ini, kata Gus Ipul, Satgas Covid-19 Kota Pasuruan saat ini juga tengah menyiapkan hotel untuk dijadikan rumah karantina tambahan.

“Penambahan rumah karantina ini diperlukan mengingat lonjakan kasus Covid-19 menyebabkan rumah karantina yang disediakan pemkot penuh,” katanya.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini menambahkan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RSUD Dr. R. Soedarsono mencapai 70,51 persen.

Ruang ICU rumah sakit dari lima tempat tidur telah terisi 3. Kemudian ruang perawatan pasien Covid-19 dari 77 tempat tidur sudah terisi 52.

“Kejadian hari ini mirip kejadian awal Maret tahun lalu. Sekarang ini ada 7 orang perawat yang juga positif,” imbuh Gus Ipul. (tof/asd)