Dua Remaja Probolinggo Dibegal di Hutan Jati 

2384
Ilustrasi begal.

 

Tiris (WartaBromo) – Dua remaja menjadi korban kekerasan begal di hutan jati Desa Tulupari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo pad Jumat malam, 2 Juli 2021. Kedua korban berhasil kabur menyelamatkan diri dengan sejumlah luka-luka.

Remaja itu yakni Muhammad Husen (18) warga Desa Tulupari, Kecamatan Tiris, dan Musa Fadli (16) warga Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Keduanya harus dirawat di Puskesmas Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Musa Fadli alami luka di kepala, sedangkan Muhammad Husen di tangannya.

“Betul, ada dua warga yang menjadi korban begal di hutan jati perbatasan antara Desa Tulupari, Kecamatan Tiris dengan Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar,” kata Kapolsek Tiris, Iptu Agus Supriyanto, ketika dikonfirmasi pada Sabtu, 3 Juli 2021.

Baca Juga :   Waspada! Ada Peningkatan Sambaran Petir

Informasi yang didapat wartabromo.com, kedua remaja itu baru pulang membeli tembakau di wilayah Banyuanyar. Sekitar pukul 19.00 WIB, dengan mengendarai sepeda motor matik melintas di hutan jati itu. Dengan posisi Musa di depan dan Husen membonceng di belakang. Suasananya sangat sepi, mereka tetap melintas karena sudah terbiasa.

Di tengah-tengah hutan jati, mereka dihadang oleh 2 orang tak dikenal. Salah satu di antaranya terlihat membawa senjata tajam jenis celurit. Menyadari gelagat tak baik, Musa Fadli tancap gas menghindari kedua orang tersebut.

Laju kendaraan yang semakin cepat, tak menyiutkan kedua pelaku untuk memblokade jalan. Begitu mendekat, satu pelaku yang mengenakan masker dan memakai jaket warna abu-abu mengayunkan celuritnya. Ayunan itu, mengenai kepala Musa sampaidan tangan Husen.

Baca Juga :   Longsor Landa Jalur Alternatif Probolinggo-Lumajang

“Kedua korban mengendarai sepeda motor vario, yang menyetir mengalami luka di bagian kepala dan korban yang dibonceng mengalami luka sabetan di bagian tangan, karena sempat menangkis celurit pelaku,” terang Agus.

Didorong rasa takut, kedua remaja itu tak menghiraukan luka yang didapat. Tetap melaju ke arah selatan menuju rumah Muhammad Husen. Lolos dari maut, kedunya langsung dilarikan ke Puskesmas Banyuanyar oleh keluarganya.

“Berdasarkan keterangan korban, kedua pelaku masih muda dan yang membawa celurit ciri-cirinya tinggi, kurus. Pelaku langsung melarikan diri ke arah utara menuju jalan raya Banyuanyar,” tandas mantan KBO Satlantas Polres Probolinggo itu. (cho/saw)