Gara-Gara Putung Rokok, Seorang Kakek di Beji Tewas Terbakar

2336
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Foto: Istimewa.

Beji (WartaBromo.com) – Nahas menimpa Subai, warga Dusun/Desa Gunungsari, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Kakek berusia 61 tahun tersebut ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di kamarnya, Sabtu (17/7/2021) pagi.

Dari pemerikaaan pihak kepolisian di lokasi kejadian, putung rokok diduga menjadi penyebab kebakaran yang menewaskan korban.

Kapolsek Beji Kompol Akhmad menjelaskan, pada Jumat (16/7) sekitar pukul 23.30 WIB, Subai sempat meminta rokok kepada anaknya Nurhasan. Oleh Nurhasan, ayahnya diberikan rokok 3 batang.

“Setelah memberi rokok, Nurhasan kemudian pulang kerumahnya yang bersebelahan dengan rumah korban,” terang Akhmad.

Selang satu jam kemudian, listrik satu desa mengalami pemadaman. Sejam kemudian, listrik kembali menyala. Akan tetapi, listrik kembali padam pada pukul 01.50 WIB.

Sekitar pukul 03.30 WIB, lanjut Akhmad, Nurhasan terbangun dari tidur dan mendapati listrik masih dalam keadaan padam. Lalu Nurhasan keluar rumah untuk mengecek situasi sekitar. Ternyata, hanya listrik di rumahnya dan rumah korban saja yang masih dalam keadaan padam.

Nurhasan lantas mengecek meteran listrik dan MCB yang berada di dalam rumah korban. Lantaran meteran listrik dan MCB rumahnya masih satu aliran dengan rumah korban.

Setelah dicek, Nurhasan mendapati bahwa MCB dan meteran listrik dalam kondisi mati, sehingga ia menyalakannya. Pada saat menyalakan meteran dan MCB tersebut, Nurhasan masih belum mencium bau barang terbakar maupun asap dari dalam rumah korban.

Sampai akhirnya, saat Riska Amelia (Istri Nurhasan) mengantarkan makanan untuk mertuanya pada pukul 08.00 WIB. Riska mendapati mertuanya dalam posisi telungkup dan kondisi kamar gelap.

Mendapati mertuanya dalam kondisi demikian, ia bergegas mengabarkan pada suaminya. “Kemudian Nurhasan mengecek kondisi korban dan mendapati kamar korban dalam keadaan hangus karena terbakar dan korban meninggal dalam keadaan hangus,” ungkap Akhmad.

Akhmad menambahkan, pada saat terjadi kebakaran, korban dalam keadaan tertidur lelap.

“Korban menderita stroke, sehingga tidak bisa menyelamatkan diri pada saat terjadi kebakaran,” tambahnya.

Dari pemeriksaan pihak kepolisian, penyebab kebakaran diduga disebabkan oleh putung rokok.

“Disebabkan oleh putung rokok yang masih terdapat bara api kemudian membakar kasur yang dibuat tidur oleh korban,” bebernya.

Sementara itu, kata Akhmad, pihak keluarga telah menerima kematian ayahnya. Pihak keluarga juga enggan jika ayahnya diautopsi. (oel/asd)