Tata Cara Berkunjung ke Rutan Selama Pandemi, Mulai Prokes Sampai Sinar UV

603

Bangil (wartabromo.com) – Selain tak lagi menerima kunjungan tatap muka, setiap makanan yang dibawa keluarga untuk para warga binaan di Rutan (Rumah Tahanan) Kelas II B Bangil selama masa pandemi harus melewati penyinaran UV. Tak hanya itu penerapan protokol kesehatan di rutan juga sangat diperketat.

Kepala Rutan Bangil, Tristiantoro Adi Wibowo mengatakan, langkah ini dilakukan agar setiap makanan yang masuk ke Rutan Bangil betul-betul steril dan bebas bakteri. Sehingga tak perlu dikhawatirkan akan penyebaran virus corona melalui makanan.

“Yang pasti ketika makanan dibawa oleh pengunjung, maka langsung kita sinar UV agar tidak ada bakteri atau virus yang masuk dan membuat para warga binaan menjadi sakit. Apalagi sekarang lagi tinggi-tingginya kasus Covid-19. Termasuk di Kabupaten Pasuruan,” kata Adi, di sela-sela kesibukannya, Jumat (23/07/2021) siang.

Lalu bagaimana teknis penyinaran UV, Adi menjelaskan bahwa tidak dilakukan pada satu persatu makanan yang datang. Melainkan hingga terkumpul banyak, kemudian dijadikan satu di dalam ruangan tersendiri. Dalam hal ini ada di ruang tunggu pengunjung.

Setelah terkumpul, barulah penyinaran UV dilakukan dengan durasi selama 1 jam.

“Penyinarannya selama 1 jam. Kalau waktunya sudah pas, maka penyinarannya bisa berhenti sendiri. Karena settingannya alat seperti itu,” jelasnya.

Ditambahkannya, inovasi penyinaran UV pada makanan yang dibawa pengunjung, baru saja diterapkan seminggu lalu. Kata Adi, setiap pengunjung tak lagi antre di ruang pelayanan publik/tunggu antrean demi menjaga jarak antar pengujung. Mereka cukup di batas gerbang depan dengan hanya menyertakan identitas lengkap pengunjung maupun warga binaan.

“Layanan sekarang sudah kita berlakukan drive thru. Jadi pengunjung hanya sampai di gerbang saja kemudian menitipkan makanan. Nah, makanannya langsung kita kumpulkan jadi satu di ruang tunggu dan kita sinar UV sampai 1 jam lamanya,” terangnya.

Sementara itu, saat ditanya berapa jumlah kunjungan keluarga warga binaan dalam satu hari, Adi menegaskan bahwa di hari-hari tertentu seperti senin dan kamis, jumlah kunjungan mengalami peningkatan bila dibanding hari biasa.

“Bisa sampai 50 orang sehari pas senin atau kamis. Mereka yang datang ke Rutan Bangil terus kami awasi. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan selama di dalam kawasan Rutan,” tutupnya. (mil/yog)