Pastikan Vaksinasi Lancar, Menteri BUMN Erick Thohir Sambangi Pasuruan

1059

Pasuruan (wartabromo.com) – Menteri BUMN, Erick Tohir berkunjung ke Kabupaten Pasuruan, Sabtu (14/08/2021) sore.

Kunjungan kali ini tak lain dalam rangka meninjau vaksinasi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Yasini, Areng-Areng Wonorejo.

Dari pantauan di lapangan, menteri yang pernah menjadi Presiden Club Sepak Bola Inter Milan itu datang bersama Ketua Komisi VI, Faisol Riza dan Direktur Utama (Dirut) BRI, Sunarso. Mereka tiba pada pukul 16.00 WIB dan langsung disambut Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf beserta Wakil Bupati, KH Abdul Mujib Imron beserta anggota Forpimda Kabupaten Pasuruan lainnya.

Setelah transit sejenak, Menteri Erick langsung bergegas menuju lokasi screening dan vaksinasi, untuk memastikan jalannya vaksinasi yang digagas BUMN ini, betul-betul berjalan dengan lancar.

Menurutnya, kunjungannya ke Pasuruan menjadi bukti bahwa negara betul-betul hadir untuk rakyatnya. Vaksinasi para santri /pelajar, tenaga pengajar dan masyarakat di sekitar ponpes adalah bagian dari percepatan dalam menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan segera digelar dalam waktu yang tak lama.

“Sebuah kehormatan bagi saya bisa hadir di sini. Apa yang kita lakukan hari ini adalah ingin memastikan bahwa negara hadir untuk rakyatnya. Kami tidak pernah lelah melayani rakyat. Karena itu kita melakukan vaksinasi tidak lain untuk memastikan bagaimana santri atau pelajar bisa segera kembali belajar,” katanya.

Sampai saat ini, Pandemi Covid-19 membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi terganggu. Ditegaskan Erick, pandemi di Indonesia sudah berlangsung hampir 2 tahun lamanya, sehingga apabila terus dibiarkan, maka pendidikan di Indonesia akan ketinggalan.

“Situasi Covid-19 ini rahasia Allah yang tak bisa kita pertanyakan. Kita sudah hampir 2 tahun menghadapi pandemi. Tentunya anak-anak sekolah akan ketinggalan dalam hal ajaran pendidikannya,” tegasnya.

Lebih lanjut Erick meminta kepada masyarakat untuk percaya bahwa program vaksinasi yang dilakukan pemerintah sangat hati-hati. Dalam artian sangat memperhatikan kesehatan dan penyelamatan nyawa manusia agar tetap terlindungi, atau mengurangi resiko penularan virus corona dari manusia ke manusia lainnya.

“Vaksin ini penting sekali, ketika ibu pulang ke rumah menemui keluarganya, ibu juga terlindungi, sehingga sangat diperlukan. Maka dari itu, percayalah bahwa program vaksin yang dilakukan pemerintah sangat hati-hati. Karena kita ingin rakyat kita sehat dan terlindungi. Kesehatan tetap terjaga dan ekonomi pulih,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Yasini, KH Abdul Mujib Imron mengucapkan terima kasih, lantaran ribuan dosis vaksin telah disiapkan oleh BUMN untuk para santri, tenaga pengajar dan warga di sekitar Ponpes. Dengan vaksinasi ini, setidaknya memberikan rasa percaya diri bagi seluruh keluarga besar pondok pesantren, untuk beraktifitas seperti sebelum adanya pandemi.

“Tentunya ada perbedaan. Yakni beraktifitas dengan menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun dan sering mencuci tangan sampai bersih. Kami berterima kasih atas support dari Kementrian BUMN untuk ponpes,” harapnya.

Di sisi lain, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menegaskan bahwa percepatan vaksinasi terus dilakukan meski jumlah dosis vaksin yang datang tidak sekaligus.

“Saya tegaskan bahwa Pemkab Pasuruan terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim perihal dosis vaksin. Begitu vaksin datang, langsung kami drop ke semua puskesmas,” terangnya.

Seperti esok hari misalnya. Pemkab Pasuruan menggelar vaksinasi massal di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Bupati mengajak masyarakat untuk bisa berpartisipasi dengan mengikuti vaksinasi di kantor kecamatan.

“Kami pasang baliho besar, woro-woro ke media sosial dan sosialisasi ke mana-mana untuk mengingatkan warga agar ikut vaksinasi di semua kecamatan se-Kabupaten Pasuruan hari minggu besok. Ini adalah bagian dari percepatan kami,” tutupnya. (mil/yog)

Simak videonya: