Bansos dari Pemerintah Belum Sentuh PKL Bangkodir

800

Bangil (WartaBromo.com) – Para PKL di rest area Bangkodir harus gigit jari. Sudah semakin sepi, mereka pun tak tersentuh bantuan sosial dari Pemerintah.

Buchori (57), salah satu PKL di Sentra Kuliner Bangil Kota Bordir (Bangkodir) mengeluhkan selama PPKM, dirinya bersama PKL lain tidak tersentuh bantuan dari Pemerintah. Malah, bantuan datang dari Polres Pasuruan.

“Ada bantuan beras 5 kilo dari pak polisi, dari Kapolri katanya. Itu saja,” keluh Buchori.

Padahal selama PPKM, pemerintah daerah harus menyalurkan bansos berupa uang Rp200 ribu untuk warga yang terdampat penerapan PPKM. Termasuk kelompok PKL yang dinaungi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, buruh, pelaku wisata, dan kelompok lain yang terdampak.

Baca Juga :   Perpanjangan PPKM, Pemkab Pasuruan Kucurkan Bansos untuk 5300 KPM

“Tidak dapat yang Rp200 ribu itu, memang ada yang bilang ada bantuan, tapi tidak dapat,” ungkapnya.

Bahkan, salah satu PKL lain, Rozi, tak kebagian bansos sama sekali. Baik dari pemerintah daerah maupun institusi lain.

“Selama PPKM tidak dapat bantuan sama sekali,” aku warga Kauman ini.

Termasuk bantuan Rp200 ribu dari Pemkab setempat. Dikatakan Rozi, ia sebenarnya tak terlalu berharap adanya bantuan.

Meski demikian, uang tersebut cukup berharha di tengah penerapan PPKM yang berdampak pada anjloknya pendapatan. Dalam sehari kadang ia tak membawa pulang uang sepeserpun.

“Kadang Rp15 ribu, kadang ada yang pesan 3 bungkus, ya disyukuri saja. Kalau dapat ya rezeki saya, kalau tidak ya sudah,” ucapnya.

Baca Juga :   Perpanjangan PPKM, Pemkab Pasuruan Kucurkan Bansos untuk 5300 KPM

Pedagang serabi yang sudah berjualan 4 tahun belakangan ini berharap, kondisi demikian tak berlarur-larut. Sehingga, kegiatan ekonomi masyarakat kembali pulih.

“Harapannya orang-orang bisa beraktifitas seperti semula,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan Suwito Adi menyatakan bahwa bantuan sosial uang tunai Rp 200 ribu selama penerapan PPKM gelombang 2 belum cair. Saat ini, bansos tersebut masih dalam proses pencairan.

“Masih dalam proses ini,” jawabnya singkat saat dihubungi WartaBromo.

Seperti diketahui, selama PPKM Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah mencairkan bansos Rp200 ribu untuk 3.971 penerima gelombang pertama bulan lalu. Meliputi, pelaku wisata, buruh, PKL, jukir, dan pelaku UMKM.

Lantaran PPKM diperpanjang, pemerintah setempat bakal mencairkan bansos Rp200 ribu untuk 5 ribu penerima. (oel/asd)