Jembatan Gantung di Aliran Lahar Dingin Semeru Mendadak Jadi Spot Foto

2674

 

Candipuro (WartaBromo.com) – Jembatan Gantung Kaliregoyo yang baru saja rampung dibanjiri pengunjung. Warga memanfaatkan jembatan ini untuk berfoto.

Jembatan yang berlokasi di Dusun Sumberwuluh, Kecamaran Candipuro itu memang baru saja rampung. Jembatan gantung ini digadang menjadi jembatan terpanjang di Jawa Timur dengan panjang 198 meter dan lebar 2 Meter.

Pengunjung yang datang rata-rata hanya ingin berfoto diatas jembatan tersebut. Selain pemandangannya yang bagus, pengunjung juga ingin melihat jalur lahar dingin Gunung Semeru dari atas jembatan.

Lukman salah satu pengunjung yang sengaja datang dari Kecamatan Pasrujambe mengaku penasaran dengan Jembatan Gantung Kaliregoyo, karena sempat viral di media sosial.

“Inggih, penasaran,” katanya. Minggu (22/8).

Baca Juga :   Sikap Membelot Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan sudah Dilaporkan ke DPP, hingga Warga Krucil Selamatkan Elang Siberia | Koran Online 13 Nov

Sementara pengunjung lainnya, Galih menceritakan pengalamannya saat berada berada diatas jembatan tersebut. “Mumet lewat kunu, goyang-goyang,” ungkapnya bercanda.

Diketahui, Jembatan Gantung Kaliregoyo menghubungkan Desa Jugosari dengan Dusun Jobong dan Dusun Kajar Kosong Desa Sumberwuluh yang digunakan sebagai akses bagi masyarakat setempat.

“Akses pendidikan, kesehatan, ekonomi sangat terpengaruh dengan adanya jembatan ini,” ujar Wakil Bupati Lumajang, Bunda Indah beberapa yang lalu.

Sebelum adanya jembatan itu, masyarakat harus bersusah payah melintasi Kali Regoyo untuk mobilitas perekonomian maupun untuk mengakses pendidikan anak-anak di sana.

Ramainya pengunjung disana juga mendapat perhatian wabup. Ia berpesan agar masyarakat turut merawat jembatan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak mencoret-coret jembatan.

Baca Juga :   Gaji ke-13 PNS Segera Cair hingga Pemuda Lekok Nyolong Motor Gegara Terlilit Utang | Koran Online 11 Mei

“Mudah-mudahan masyarakat bisa merawat jembatan ini, jangan sampai kotor, jangan sampe kumuh,” tandasnya. (rul/may)