Rumah Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Ikut Digeledah KPK

1049
Wakil Ketua KPK Alex Marwata menyampaikan perkembangan OTT kasus dugaan jual beli jabatan oleh Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari. Total 22 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Foto: tangkapan layar.

Probolinggo (WartaBromo.com) –¬†Kediaman Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari bukanlah satu-satunya lokasi yang ‘diobok-obok’ tim penyidik guna mencari bukti tambahan pasca OTT KPK, Senin (30/8/2021/ lalu.

Saat sebagian tim penyidik memeriksa 17 ASN tersangka pemberi suap Bupati pada Jumat (3/9/2021), tim yang lain bergerak ke kediaman Kepal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi.

Dalam penggeledahan yang berlangsung di rumah di komplek Grand Royal, depan GOR Kedopok, Kota Probolinggo itu, barang bukti satu koper diamankan penyidik.

Berdasar keterangan yang dihimpun WartaBromo, proses penggeledahan itu berlangsung sekitar empat jam. Dimulai pukul 16. 00 dan berakhir sekitar pukul 20.00.

Namun demikian, belum bisa dipastikan apakah penggeledahan itu berkaitan dengan kasus jual beli jabatan yang menyeret Bupati Tantri dan suaminya, Hasan Aminuddin sebagai tersangka. Atau, terkait kasus lain.

Beberapa penyidik KPK yang ada di lokasi enggan memberikan keterangan saat ditanya wartawan.

Ahmad, warga sekitar lokasi menyebut, proses penggeledahan melibatkan banyak petugas. ‘Ada 5 mobil Innova yang datang,” terangnya.

WartaBromo berusaha menghubungi Dwijoko guna meminta penjelasan terkait penggeledahan rumahnya oleh tim KPK itu . Namun, sampai berita ini naik, belum ada jawaban dari yang bersangkutan. (saw/asd)