BMKG Ungkap “Tanda-tanda” Sebelum Gempa 5,1 Malang

2664
BMKG Ungkap “Tanda-tanda” Sebelum Gempa 5,1 Malang

Malang (WartaBromo.com) – Gempa berkekuatan 5,1 Magnitudo mengguncang Malang pada Jumat (22/10/2021). Sebelum terjadinya gempa, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ternyata telah menangkap rekaman anomali (penyimpangan) magnet bumi.

Hal ini diungkap oleh Hendra Suwarta Suprihatin, Koordinator Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Wakt dan Tim Prekursor Gempa Bumi BMKG. 

“Sebelum terjadinya gempa bumi tanggal 22 Oktober 2021 pukul 09:21:15, M5.1 di Jawa Timur, didahului adanya rekaman anomali magnet bumi di stasiun pengamatan (sensor magnet bumi) di Tretes, Jawa Timur pada tanggal 4 Oktober 2021 pukul 19.00 WIB,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Hasil rekaman pada 4 Oktober itu kemudian dianalisis keesokan harinya. Data precursor kemudian didapatkan dan menghasilkan parameter sebagai berikut:

  • Rentang Waktu akan terjadi gempa bumi: 04 Oktober 2021 s.d 3 November 2021
  • Magnitudo akan terjadi gempabumi: 5.2 ± 0.2
  • Area duga aktif (area prakiraan pusat gempa bumi): Jawa Timur hingga Selatan JawaTimur
  • Prakiraan dampak dari gempa bumi : dirasakan di Blitar, Malang, dan beberapa kota di Jawa Timur.
Baca Juga :   Modin Desa Pakukerto Raih Hadiah Utama dalam Gowes Lereng Arjuna 2019

Hendra mengatakan, analisa yang didapatkan oleh BMKG pada 5 Oktober lalu ini tepat. Gempa terjadi pada 22 Oktober lalu, dengan rentang waktu 18 hari pasca adanya anomali magnet bumi.