7 Remaja Pembuat Konten Tawuran di Makam Cina Dikembalikan ke Ortu

674
Tujuh remaja pembuat konten tawuran yang sempat diamankan kepolisian. Foto: Romadoni.

Pasuruan (WartaBromo.com)– Tujuh remaja pembuat konten tawuran di makam Cina meminta maaf karena perbuatannya menimbulkan kegaduhan.

Sempat diamankan, akhirnya polisi mengembalikan 7 pelaku adegan video tawuran demi konten tersebut kepada orang tuanya.

Kompol Tatuk Irianto, kapolsek Purworejo membenarkan kabar dibebaskannya 7 pelaku pemeran dalam video konten tawuran tersebut.

“Mereka masih di bawah umur dan masih pelajar. Kami serahkan kepada orang tua masing-masing untuk dibina,” kata¬† Tatuk, saat dikonfirmasi wartabromo.com, Selasa (23/11/2021).

Seluruh pelaku meminta maaf telah membuat masyarakat resah atas konten yang dibuatnya viral. Mereka mengaku membuat video itu hanya iseng.

“Mereka meminta maaf dan menyesal. Mereka berjanji bakal lebih selektif dalam membuat konten video ke depannya,” katanya.

Tatuk menjelaskan, setelah kejadian ini, pihaknya berharap masyarakat lebih bijak dalam membuat video. Polisi, kata dia, tak membatasi kreativitas, asalkan mendidik dan tak memuat konten yang berisi kekerasan atau suku agama dan ras (SARA).

“Kami berharap agar peristiwa ini tidak kembali terulang. Kami tidak menghalangi kreativitas asalkan dalam hal yang positif,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, ada 2 video berdurasi 17 dan 20 detik yang beredar di media whatsap. Dalam video tersebut terlihat sejumlah remaja yang melakukan tawuran di tempat pemakaman cina.

Nampak 3 remaja sedang duduk di sepeda motor dan makam cina. Seperti sedang menunggu lawan yang akan datang, 2 remaja sedang membawa sebilah celurit dan maju ke arah 2 remaja lagi yang datang.

“We iko teko-teko we (hai itu datang-datang),” ujar salah seorang remaja sambil melangkah ke depan.

“Man santai man, santai man santai,” kata perekam video. (don/asd)

Simak videonya: