Tak Kunjung Ditemukan, Tim SAR Perluas Pencarian Warga Pasrepan yang Terseret Arus

791
Tim SAR melakukan penyisiran di Kali Rejoso untuk mencari korban. Foto: Romadoni.

 

Pasrepan (WartaBromo.com) – Warga Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, yang terseret arus sunga hingga kini belum ditemukan. Tim gabungan dari Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan memperluas pencarian hingga ke sungai Winongan, Sabtu (27/11/2021).

Dantim Basarnas Surabaya, Putra Rostya mengatakan, pencarian hari ini berbeda dengan sehari sebelumnya. Jika pada Jum’at (26/11/21) tim dipilah menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit), hari ini dipecah menjadi 3 RSU.

Sebagian titik disebar untuk melakukan pencarian mulai dari Desa Sidepan sampai di Desa Winongan Lor menggunakan perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan.

Untuk tim kedua, pencarian dilakukan dari Jembatan Desa Lebak sampai Desa Winongan Lor menggunakan perahu milik Basarnas.

“Untuk SRU 3 menyisir, tidak menggunakan perahu karet, dari Desa Sidepan sampai Desa Winongan Lor,” Kata Putra.

Dijelaskan Putra, pencarian hari ini difokuskan di sungai wilayah Desa Sidepan sampai Desa Winongan Lor. Harapannya, dengan sejumlah tim yang disebar korban bisa segera ditemukan.

“Sesuai prosedur, kami akan melakukan pencarian selam tujuh hari. Jika sampai tujuh hari masih belum ditemukan, Mak encarianp akan ditutup atau dihentikan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sanudi (49) warga Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, hilang terseret arus sungai. Informasi yang didapat WartaBromo, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (25/11/2021) antara pukul 14.30 – 15.00 WIB.

Diketahui, korban tengah mencari pakan burung (kroto) bersama menantunya, sebelum kemudian terseret banjir. (don/asd)