Rehab Pasar Bukir, Pemkot Pasuruan Digelontor Rp13 Miliar

553
Pasar Bukit, Kota Pasuruan yang direncanakan akan direhab tahun depan. Foto: Amal Taufik.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemkot Pasuruan dapat kucuran dana dari pemerintah pusat untuk merehab Pasar Bukir. Total dana yang didapat pemkot sebesar Rp13 miliar.

Kabid Perindustrian pada Disperindag Kota Pasuruan, Agus Wibowo mengatakan, kucuran dana tersebut berasal dari Kementerian Perindustrian.

Agus menyebut, pemkot mulanya mengajukan bantuan dana dengan total sebesar Rp25 miliar. Namun, setelah melalui serangkaian proses, akhirnya yang disetujui Rp13 miliar.

Dana Rp13 miliar tersebut berupa DAK Fisik sebesar Rp11,9 miliar dan DAK Non Fisik sebesar Rp2 miliar. DAK Fisik bakal dialokasikan untuk membangun delapan item.

Delapan item tersebut antara lain, bangunan kios untuk produk kerajinan; bangunan workshop; bangunan gudang dengan area loading; kantor pengelola dan ruang pertemuan.

“Lalu juga bangunan toilet, RTH dan landscaping, area parkir, dan sistem jaringan kebakaran,” ujar Agus, Minggu (28/11/2021).

Sementara untuk DAK non fisik itu, kata Agus, bakal dialokasikan untuk pelatihan-pelatihan komoditas industri lainnya yang ada di Kota Pasuruan. Anggaran tersebut dipastikan cair tahun depan.

“Jadi pembangunannya bakal dimulai tahun depan,” imbuh Agus.

Sebelumnya diketahui, pemkot juga mengajukan bantuan keuangan ke Pemprov Jatim untuk merehab tiga pasar yang ada di Kota Pasuruan, yakni Pasar Bukir, Pasar Kebonagung, dan Pasar Besar.

Total bantuan keuangan yang diajukan sebesar Rp16 miliar. Rinciannya, Rp5 miliar untuk pembangunan kios yang terbakar di Pasar Bukir dan pembangunan pagar.

Kemudian, revitalisasi Pasar Besar di antaranya membenahi bangunan kios, atap-atap pasar, dan gorong-gorong sebesar Rp10 miliar. Lalu revitalisasi food center di Pasar Kebonagung sebesar Rp1 miliar. (tof/asd)