Persekap Tumbang Oleh Gresik United di Laga 16 Besar

1416
Para pemain Persekap tertunduk lesu usai gagal melangkah babak berikut menyusul kekalahan dari Gresik United. Foto: Istimewa.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Persekap Kota Pasuruan gagal melaju ke babak 8 besar Liga 3 Jawa Timur. Ini setelah The Lasser (julukan Persekap) kalah dari Gresik United.

Laga 16 besar ini digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, pada Senin (06/12/2021).

Persekap kebobolan saat pertandingan belum berjalan 10 menit. Pada menit ke-8, Gresik United diberi kesempatan melakukan tendangan bebas.

Tendangan bebas di dekat kotak penalti itu dieksekusi dengan baik oleh pemain Gresik United, Rendy Jaya Firnanda. Kedudukan pun 1-0 untuk Gresik United.

Persekap berupaya membangun serangan melalui umpan-umpan pendek. Penguasaan bola rupanya menjadi titik tekan permainan Agies Armediansyah Cs.

Sayangnya serangan-serangan anak asuhan Masdra Nurriza di babak pertama itu belum membuahkan gol. Malahan di babak kedua, Gresik United menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Rendy Jaya Firnanda.

Tim berjuluk Laskar Untung Suropati ini sempat mengejar ketertinggalan di babak kedua. Kemelut di depan gawang Gresik United dimanfaatkan oleh bek kanan Persekap, Thalib Abdul Halim dan membuahkan gol.

Kedudukan pun menjadi 2-1 di babak kedua. Persekap beberapa kali berupaya merangsek pertahanan Gresik United namun tak membuahkan gol. Hingga akhir babak kedua, kedudukan bertahan 2-1 untuk Gresik United.

Head Coach Persekap, Masdra Nurriza mengatakan, secara umum semua pemain sudah bermain optimal. Strategi yang dirancang tim pelatih sudah berjalan dengan baik.

Masdra menilai, kapasitas pemain yang dimiliki Persekap dan Gresik United tak jauh beda. Bahkan, menurutnya, lebih unggul Persekap.

“Gol lawan kan dari bola mati semua. Kalau di sisi kita, memang kita kurang finishing touch-nya,” kata Masdra.

Pada pertandingan ini, kiper Persekap, Ahmad Fauzan, yang tampil apik di beberapa pertandingan terakhir harus absen. Ia terkena akumulasi kartu kuning.

“Semua berjalan dengan baik. Tapi memang belum rezekinya,” kata Masdra. (tof/asd)