Hasbullah Ancam Mati Wartawan, PWI Jatim: Harus Dilawan

5031
Screenshot video Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah saat berpidato di depan pegawai. Ia ucapkan ancaman mati terhadap wartawan dan LSM yang mengganggu dunia pendidikan.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah ancam mati wartawan. PWI Jawa Timur tegaskan ancaman itu tak elok diujarkan pejabat, yang seakan-akan juga mencoba mematikan kebebasan pers.

Salah satu tim advokasi PWI Jawa Timur Arie Yoenianto menyampaikan penilaian buruk terhadap sikap Hasbullah dan menyatakan apa yang diujarkan itu merupakan bibit anti kritik. “Itu buruk,” tandas Sam Oen -sapaan akrabnya, menyoroti ancaman Hasbullah, Rabu (19/1/2022).

Menurutnya, tulisan atau bentuk produk jurnalistik lain selama mematuhi etik atau tak memiliki niatan jahat, dipastikan merupakan bagian dari upaya untuk kebaikan.

Baca juga: Kadispendik Kabupaten Pasuruan Hasbullah “Ancam Mati” Wartawan

“Bibit-bibit anti kritik ini harus dilawan. Tidak semua kritik yang disampaikan pers itu selalu buruk, karena ada juga kritik yang membangun untuk kemajuan dan kebaikan dunia pendidikan di Pasuruan,” kata Sam Oen menandaskan.

Baca Juga :   Tak Ada Calon Perseorangan di Pilwali 2020

Pria yang pernah menjadi ketua PWI Pasuruan itu kemudian menegaskan kembali, bahwa bibit-bibit anti kritik seperti yang ditunjukkan kepala dinas yang dilantik 17 Januari 2022 tersebut harus dilawan. Lebih-lebih, Hasbullah telah menyebut wartawan maupun LSM yang mengganggu pendidikan, akan mati.

“Kalau sudah mengancam, berarti dia mengedepankan tangan besi,” kata Sam Oen.

Diketahui, video pidato Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah viral dan menjadi perbincangan di media sosial. Dalam video, Hasbullah ucapkan ancaman mati terhadap wartawan dan LSM. (ono)