Dua Sungai di Kota Pasuruan Meluap, Jalur Pantura dan Permukiman Kembali Terendam

2751

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dua sungai besar yang mengalir di Kota Pasuruan meluap, Kamis (10/03/2022) malam. Air merendam jalur pantura dan sejumlah permukiman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengatakan, dua sungai dimaksud adalah Kali Gembong dan Kali Petung. Keduanya mulai meluap sejak pukul 19.43.

Luapan Sungai Petung merendam Jalur Pantura yang berada di wilayah Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Lingkungan Kejobo, Kelurahan Blandongan juga terendam banjir.

“Genangan yang di jalan raya sekitar 30 cm. Akses jalan ditutup,” kata Samsul.

Sementara itu di titik lain, luapan Sungai Gembong merendam dua kelurahan yakni Kelurahan Petamanan dan Kelurahan Kebonsari.

Permukiman di Kota Pasuruan yang kembali dilanda banjir, Kamis (10/3/2022) malam. Foto: Amal Taufik.

Di Kelurahan Petamanan banjir menggenangi satu RT dengan ketinggian air sekitar 20 cm. Kemudian di Kelurahan Kebonsari, banjir juga merendam satu RT dengan ketinggian antara 30-50 cm.

Baca Juga :   Terimbas Banjir, Waspadai Macet Jalur Pantura Ini

Sampai saat ini, kata Samsul, personel BPBD masih di lapangan dan melakukan pemantauan debit Sungai Welang, Sungai Petung, dan Sungai Gembong.

“Petugas juga asesmen di titik-titik rawan bencana untuk mendapatkan informasi tentang kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat yang mendesak segera dipenuhi,” ujar Samsul.

Sementara itu, selain Kota Pasuruan, banjir juga kembali menggenangi sejumlah titik di kabupaten. Salah satunya, Desa Penunggul, Kecamatan Nguling.

Di kampung pesisir ini, ketinggian air mencapai 20 sentimeter. Banjir kali ini disebabkan luapan Kali Laweyan yang berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo.. (tof/asd)