Gara-Gara Jalan Rusak, Ibu Ini Melahirkan di Jalanan

691
Warga menandu seorang perempuan yang mengalami kontraksi usai melewati jalanan rusak. Foto: tangkapan layar

Tiris (WartaBromo.com) – Seorang ibu hamil (bumil) di Desa Wedusan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, melahirkan di jalan. Video saat dirinya ditandu dan melahirkan viral di media sosial.

Semula video wanita melahirkan itu diunggah oleh Royhan Wilzy di Grup Facebook D6, pada Selasa (10/5/2022) sore. Postingan itu dilihat dan dibagikan oleh banyak akun. Bahkan di download ulang dan disebar di platform media sosial lainnya.

“Seorang warga yang lahiran di tengah jalan dengan diangkat alat seadanya, warga Wedusan Blok Tunggangan. Semoga ke depan juga ada perbaikan jalan sehingga kejadian yang seperti ini tidak terjadi lagi,” tulis Royhan Wilzy dalam unggahan itu.

Dalam video berdurasi pendek itu, terlihat beberapa warga menandu seorang wanita yang tengah hamil.

Baca Juga :   Sisi Lain: Gus Irsyad Bicara Corona

Dengan menggunakan lincak atau dipan kecil, mereka melewati jalan rusak dan licin. Warga yang menemani bumil tak habis-habisnya memanjatkan doa untuk keselamatan wanita dan calon bayinya.

Pada tayangan video lain, menunjukkan ibu tersebut tak lagi mampu menahan sakit akibat kontraksi. Sehingga ia melahirkan buah hatinya secara tradisional dengan dibantu oleh seorang nenek.

Bayi mungil itu, lahir dengan selamat di bawah naungan secarik kain untuk menutupi air hujan.

Duhkah cek neserrah ben nduuk. Mek ngelaerragi neng alas. (Duh kasian kamu nak, kok melahirkan di hutan, Red),” ucap salah seorang warga dalam video tersebut.

Dari penelusuran WartaBromo, bumil yang melahirkan itu bernama Suswati. Merupakan warga Dusun Tunggangan, Desa Wedusan.

Baca Juga :   Awas Bibit Jagung Palsu hingga Banjir Pasuruan | Koran Online 14 Des

Jarak dari rumah ke Puskesmas atau bidan desa setempat, cukup jauh. Ditambah akses jalan di dusun tersebut, sangat memprihatinkan.

Jalan yang rusak dan berbatu itu, sangat tidak memungkinkan untuk diakses menggunakan kendaraan motor atau mobil.

Apalagi saat itu kondisi sedang musim hujan dan jalanan licin. Kendaraan apapun yang melintas sangat berpotensi akan jatuh. Sehingga, untuk mengurangi risiko, warga berinisiatif menandu ibu itu dengan alat seadanya menuju tempat bersalin.

“Dari pihak bidan dan pemerintah desa sudah ada koordinasi, cuma ini faktor jalan yang rusak parah. Akses untuk menuju tempat bersalin sangat tidak memungkinkan menggunakan kendaraan,” tutur Ibrohim, seorang warga setempat, pada Rabu (11/5/2022).

Baca Juga :   Tembus 240 Positif, Ketua Dewan Minta Warga Kota Probolinggo Disiplin

Ia pun berharap akses jalan itu segera diperbaiki oleh pemerintah. Agar tidak ada lagi bumil yang merasakan nasib Suswati.

“Kami tetap berharap jalan ini segera diperbaiki. Jangan sampi kejadian ini terjadi lagi. Setiap musim hujan, kondisi jalan rusak itu berubah licin dan berpotensi pengendara jatuh,” tandasnya. (saw/asd)