Sedang Berlibur, Bocah 9 Tahun Tenggelam di Pancer Pantai Wotgalih

573

Yosowilangun (WartaBromo.com) – Liburan membawa petaka. Seorang anak tenggelam di pancer Pantai Wotgalih, saat bilas setelah mandi di laut.

Peristiwa ini menimpa keluarga asal Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Rofiki, bocah berusia 9 tahun tenggelam di pancer Pantai Wotgalih saat bilas setelah mandi di laut, Selasa (10/5).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Joko Sambang, mengatakan kejadian bermula saat Rofiki bersama bapak, ibu dan saudaranya pergi ke obyek wisata Pantai Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Keluarga tersebut berniat merayakan lebaran ketupat.

Kemudian, satu keluarga tersebut bermain air di pantai. Kemudian membilas diri di pancer yang tidak jauh dari pantai.

Baca Juga :   300 Warga Bersinggungan dengan Pasien Positif Corona di Kabupaten Probolinggo hingga Rincian Penerima Bantuan Dampak Covid-19 di Kota Pasuruan | Koran Online 22 April

“Setelah puas bermain air di pantai, kemudian Rofiki dan keluarga membersihkan diri di aliran sungai Gedang Klutuk, Pancer yang berada di Selatan tiket masuk pintu wisata pantai,” terangnya.

Setelah selesai bersih diri, bapak dan ibu korban naik ke daratan. Namun Rofiki dan saudaranya masih mandi di pancer. Tidak lama berselang, Rofiki terseret arus sungai dan tenggelam.

“Rofiki terpeleset dan terbawa arus aliran sungai, kemudian adiknya memanggil bapaknya dan berusaha mencari namun kesulitan untuk menemukan,” imbuhnya.

Warga yang mengetahui hal tersebut, segera melaporkannya kepada petugas yang sedang berjaga dan segera melakukan pencarian. Setelah kurang lebih satu jam melakukan pencarian, akhirnya Rofiki ditemukan sudah dalam keadaan tewas sekitar 50 meter dari tempat lokasi jatuh. (rul/may)