Disaksikan Ketum PBNU, Bank Jatim Serahkan BPKB Kendaraan Operasional PCNU

699
BPKB: Pimpinan Bank Jatim Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya (kiri) menyerahkan BPKB kepada Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kendaraan Micorbus New Cabin jenis Elf Long telah resmi menjadi PCNU Kabupaten Pasuruan. Mobil yang bakal dijadikan sebagai kendaraan operasional milik jamiyah ini adalah pemberian CSR Bank Jatim.

Dikatakan resmi menjadi milik PCNU Kabupaten Pasuruan, karena Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) telah resmi diberikan oleh Bank Jatim kepada PCNU. Pemberian BPKB kendaraan ini dilakukan oleh Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya dan diterima Ketua PCNU, KH Imron Mutamakkin.

Menariknya, penyerahan BPKB kendaraan ini disaksikan langsung Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf di Aula KH PCNU di Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Selain Ketum PBNU, juga hadir Sekjen Saifullah Yusuf, Bupati Irsyad Yusuf, Wabup KH Mujib Imron dan beberapa kiai dan habaib serta para jamiyah nahdiyin.

“Setelah kami serahkan BPKB tersebut, maka kendaraan itu sudah menjadi asetnya organisasi PCNU Kabupaten Pasuruan,” ujar Deddy Ajie usai penyerahan BPKB, Kamis (19/5).

Baca Juga :   Bank Jatim Luncurkan Program KURMA dan Memudahkan Pembayaran dengan QRIS
Ketum PBNU, KH. Yahya Cholil Tsaquf saat menyampaikan tausiyah di aula PCNU Kabupaten Pasuruan.

Menurut Deddy, CSR Bank Jatim peduli mampu bersinergi dengan pemerintah, organisasi dan masyarakat. Pasuruan sendiri yang notabene memiliki basis dari jamiyyah Nahdiyin yang kuat, maka Bank Jatim juga berusaha untuk berkontribusi dalam mendukung kegiatan organisasi Nahdatul Ulama di daerah.

Sebagamana diketahui, Bank Jatim melalui Corporate Social Responsibility (CSR) pada 10 Januari 2021 lalu telah menghibahkan 1 unit mobil Microbus New Cabin ke PCNU Kabupaten Pasuruan.

Mobil jenis Elf terbaru itu diserahkan Erdianto Sigit, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jatim kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf. Sebagai Bupati, Irsyad juga sebagai salah satu pemilik saham di Bank Jatim.

Dari Bupati Irsyad, mobil Microbuswarna putih itu kemudian diserahkan kepada PCNU melalui ketuanya, KH Imron Mutamakkin. Mobil Microbus ini memiliki kapasitas penumpang sebanyak 20 orang. Memiliki spesifikasi terbaru, yakni NLR55 BLX. Interior juga terlihat sedap dipandang mata. Bank Jatim memberikan beserta kelengkapannya dan branding. Jika dikalkulasi, mobil Microbus Isuzu Elf berikut kelengkapannya ini ditaksir dengan nilai sekitar Rp 560 Juta.

Baca Juga :   Rombongan PWNU Jatim Kecelakaan di Tol Cipali, Gus Sonhaji Turut Jadi Korban

Sigit saat itu menegaskan sinergitas Bank Jatim Pasuruan dengan pemerintah daerah semakin intens. Terus ditingkatkan. Karena Bank Jatim adalah Bank miliknya masyarakat Jawa Timur. Khususnya masyarakat Pasuruan.

Deddy juga menambahkan, beragam produk perbankan sudah dijalankan Bank Jatim. Di antaranya; digitalisasi transaksi di desa. E-retribusi bagi pedagang pasar daerah lewat EDC (Electronic Data Capture). Lalu, juga ada kartu Qriss (Quick Respon Code Indonesia Standart) atau kartu Jatim QRCode.

Termasuk juga dalam mendorong transparansi pelaporan pajak daerah. Bank Jatim menerapkan Synchronisation App atau aplikasi sinkronisasi. Yaitu aplikasi pelaporan pajak daerah secara online harian. Aplikasi ini cocok untuk pajak hotel, restoran atau rumah makan, hiburan, tempat wisata dan yang lainnya.

Mobil Microbus New Cabin jenis Elf long sebagai hibah CSR Bank Jatim untuk kendaraan operasional PCNU Kabupaten Pasuruan.

Dalam acara tersebut, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menyampaikan bahwa ke depan ada program Numbas Mart bekerjasama dgn SRC dan Bank Jatim. Bank Jatim akan mensupport kemudahan transaksinya lewat QRIS dan agen lakupandai di setiap MWC di semua kecamatan dan ranting.

Baca Juga :   Bank Jatim Pasuruan Ganti Penuh Uang Nasabah Korban Skimming ATM

Lewat agen lakupandai setiap Agen Numbas Mart bisa melakukan transaksi perbankan, seperti tarik setor tunai, pembayaran listrik/token, telpon/pulsa, dan pembayaran PBB serta pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan seperti paymenpoint samsat. Hal ini akan menambah pendapatan Agen dan harapananya dapat meningkatkan kesejahteraan umat.

Dalam acara yang juga dikemas sebagai Halal Bihalal tersebut, PCNU Kabupaten Pasuruan mengundang Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf untuk memberikan pengarahan dan tausiyah sebagai konsolidasi organisasi.

“Kita bermaksud konsolidasi dan merapatkan barisan. Dan Pasuruan raya ini termasuk bagus untuk pengembangan program-program kerja Nahdlatul Ulama. Sekaligus juga sebagai salah satu referensi untuk cabang-cabang yang lain,” tegas Gus Yahya kepada media. (day/*)