45 Ternak di Probolinggo Mati Terkena PMK

842
Petugas melakukan pemeriksaan pada sapi warga. Foto: Sundari Adi Wardhana.

Probolinggo (WartaBromo.com) – Serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Probolinggo kian mengkhawatirkan. Terkini ada 45 sapi yang mati usai terpapar.

Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo menyebut, data sapi yang mati itu terhitung per Jumat (10/6/2022) siang. Selain puluhan mati, dua sapi terpaksa dipotong paksa usai dipastikan terpapar.

“Yang sembuh sebanyak 112 ekor,” kata Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo, drh. Nikolas Nuryulianto ketika dikonfirmasi WartaBromo.

Niko, panggilannya, menyebut ada 5.757 ekor sapi potong yang terindikasi PMK. Setara 1.84 % dari 312.932 ekor total populasi. Jumlah itu, naik sebanyak 126 ekor dari data sebelumnya.

Untuk sapi perah, ada 881 ekor yang terkena. Naik sebanyak 126 ekor dari sebelumnya. Jumlah tersebut sama dengan 12.82 % dari 8.164 ekor total populasi.

Baca Juga :   Banyak Perubahan Perolehan Suara, Tim Sukses dan Caleg Tuntut Hitung Ulang

Adapun domba mencapai 41 ekor atau setara 0.74 % dari 76.321 ekor populasi. Sedangkan kambing menyerang 1,85 % dari 53.742 ekor populasi. Yakni 57 ekor atau naik 22 ekor dari sebelumnya.

“Untuk populasi ternak yang terancam PMK sesuai data populasi tribulan pertama 2022,” lanjut Niko. (saw//asd)