Rusdi Ditunjuk Ketua DPC Gerindra, Targetkan 14 Kursi Legislatif

636

Pasuruan (WartaBromo.com) – Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasuruan telah berganti. Dari tangan HM Sutrisno ke tangan H Moch Rusdi Sutejo. Rusdi sendiri tak lain adalah sang anak H Sutrisno yang kini menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan.

Proses ditunjuknya Rusdi Sutejo ini berdasarkan mekanisme di tubuh partai Gerindra pusat. Itu berarti tidak ada gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) atau Musda di tubuh partai berlambang garuda ini di tingkat bawah.

“Gerindra tidak mengenal Musda untuk proses pemilihan ketua DPC. Lebih bersifat mandat dari Ketua Umum. Karena SK langsung ditandatangani Ketua Umum (Prabowo Subianto),” cetus Rohani Siswanto, anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Gerindra.

Hal senada juga disampaikan Rusdi Sutejo. Menurutnya, di Partai Gerindra tidak mengenal Musda/Muscab dan periodesasi. Artinya, keputusan untuk penggantian pengurus sepenuhnya menjadi hak prerogratif ketua umum.

Baca Juga :   Koran Online 27 Sept : Warga Nguling Jadi Korban Kerusuhan Wamena, hingga Perampok Dimassa

“Di DPC itu tidak ada Muscab atau sejenisnya. Yang ada itu Rapat kerja atau raker. Ada juga yang jadi ketua hanya dua tahun, juga ada. Ada juga yang lama. Semua tergantung pada keputusan Ketua Umum,” cetusnya.

Saat ini, beberapa pengurus DPC di beberapa daerah di Jawa Timur (khususnya) dilakukan upaya konsolidasi. Bisa pergantian ketua, sekretaris atau yang lainnya. Termasuk di Kabupaten Pasuruan. Selain pergantian Ketua, juga sekretaris, dan OKK.

Rohani Siswanto yang sebelumnya menjadi sekretaris DPC digantikan H Ilyas. Rohani sendiri menjabat sebagai pengurus DPD Jawa Timur dan koordinator Dapil III. Sementara, OKK (bidang organisasi dan kaderisasi) dijabat oleh Hj Maslihah Hasbullah. “Kalau bendahara tetap dipegang Gus Ajik (Narjon Najih Afnani),” cetusnya.

Baca Juga :   Koran Online 25 Feb : Polisi Bongkar Sarang Begal Plososari, hingga Jokowi-Amin Diyakini Menang di Pulau Jawa

Saat ini, Rusdi belum melangkah lebih jauh. Karena perannya sebagai ketua DPC Partai Gerindra baru sebatas penunjukan. Belum pelantikan secara resmi. Sehingga, pihaknya hanya bisa melakukan beberapa Langkah internal. Misalnya konsolidasi internal dengan memperbaiki struktur kepengurusan. lalu, menunggu instruksi dari pusat untuk menjalankan Amanah partai dalam pemenangan pemilihan legislatinf (pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Bupati – Wakil Bupati (Pilbup).

Soal target Pileg yang akan digelar pada 14 Februari 2024? Rusdi menegaskan sesuai dengan instruksi DPP Partai Gerindra pusat, maka DPC-DPC Gerindra harus mampu mendulang suara minimal Incumbent plus 1.

Rumus incumbent plus 1 ini bila diterjemahkan dalam jumlah kursi di Kabupaten Pasuruan saat ini dengan 7 kursi, maka para pileg 2024 mendatang, Gerindra menargetkan 14 kursi dewan. “Ya, targetnya memang incumbent plus 1. Jadi kalau saat ini di daerah Rejoso ada 1 dewan, maka di Dapil itu nantinya harus ada 2 dewan. Begitu pula seterusnya. Ya namanya target, ya kita usahakan maksimal,” cetusnya.

Baca Juga :   Dampak Program IB, Jumlah Hewan "Dijagal' di RPH Pasuruan Berkurang

Sementara, mantan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasuruan, HM Sutrisno menilai ditunjuknya Rusdi Sutejo menggantikan dirinya sudah sesuai dengan keputusan partai. Menurutnya, penunjukkan Rusdi menggantikan dirinya karena ditunjang oleh beberapa prestasi dan track record yang baik. Misalnya, Rusdi mendapat suara terbanyak. Selain itu, juga sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan saat ini.

“Pasti DPP sudah punya hitungannya. Ya kita doakan saja, semoga Gerindra makin berkibar dan didukung seluruh masyarakat di Kabupaten Pasuruan,” cetus pria yang karib disapa Abah Tris ini. (day)