Serempet Emak – Emak, Purnawirawan TNI Ditendang hingga Kejang Lalu Tewas

19412
Serempet Emak – Emak, Purnawirawan TNI Ditendang hingga Kejang Lalu Tewas

Kanigaran (WartaBromo.com) – Seorang purnawirawan TNI serempetan dengan emak-emak di jalan raya Sukoharjo, Kanigaran, Kota Probolinggo. Si emak-emak tidak terima, lalu menendang pensiunan tentara tadi.

Akibat tendangan itu, pensiunan tentara atas nama Kusman (62), mengalami kejang. Tak lama berselang, meninggal dunia. Kasus ini, kini tengah ditangani Satreskrim Polres Probolinggo Kota.

Kronologi kejadian, Kusman saat itu mengendarai motornya melaju dari selatan Jalan raya KH. Hasan Genggong, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran. Sesampai di depan SDN Sukoharjo 3, ada emak- emak mengendarai motor, menyeberang jalan dari timur.

Disaat bersamaan, purnawirawan TNI ini lewat. Terjadilah tragedi senggolan etir kedua motor. Akibatnya, pria ini roboh tertimpa motornya. Ia pun minta maaf kepada wanita bernama Kasiama itu. Tetapi wanita yang diketahui seorang guru penjas sekolah tersebut, tidak terima dan menendangnya.

Baca Juga :   Paket BLT DD Mulai Didistribusikan

“Info yang kami terima, sempat terjadi cekcok dan kontak fisik. Selanjutnya karena kontak fisik itu, korban kejang, tak sadarkan diri dan meninggal,” terang Kanit Laka Satlantas Polresta Probolinggo, Aipda Anton Damei.

Satlantas melimpahkan kasus itu ke Satreskrim. Karena diduga ada unsur penganiayaan hingga hilangnya nyawa korban. Apalagi pihak keluarga korban tidak terima dengan perlakuan guru itu.

Keponakan korban, Ahmad Zulfikar Alfianto mengaku tidak terima jika kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Pihaknya akan memproses kasus ini hingga ke meja hijau.

“Ya siapa yang tidak sedih, kan om saya ini sudah minta maaf, tapi malah ditendang dan tidak dihargai, saat ini jenazahnya masih di RSUD Dr. Moh Saleh, kami minta untuk proses otopsi,” terangnya.

Baca Juga :   Untuk Warga Probolinggo, Udah Dapat Bantuan? Cek di Sini Yuk

Hingga kini pihak kepolisian masih terus memeriksa Kasiama dan beberapa saksi yang berada di Lokasi kejadian. Serta menunggu hasil otopsi penyebab kematian korban. Belum ada keterangan apapun, dari Satreskrim. Upaya menghubungi Kasat Reskrim, AKP Jamal, tidak ada respon. (lai/saw/may)