Usum Slametan, Harga Telur Ayam di Pasuruan Tembus Rp 30 Ribu Perkilo

116

Pasuruan (WartaBromo.com) – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Pasuruan mulai mengalami kenaikan. Akibatnya, sejumlah warga mengeluh karena kebutuhan telur meningkat.

Pantauan WartaBromo.com di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, Selasa (16/8/2022), harga telur ayam di sejumlah toko sembako naik dari harga normal yang sebelumnya Rp21 ribu kini naik menjadi Rp30 ribu perkilogramnya.

Umi Kulsum (44), salah satu pedagang mengatakan, kenaikan telur tersebut terjadi sejak sepekan yang lalu. Menurutnya, naiknya harga disebabkan karena harga kulak juga meningkat.

“Memang dari harga kulakanya meningkat. Naiknya perlahan, hingga saat ini menyentuh Rp30 ribu perkilonya,” tandasnya.

Hal serupa juga diungkap Fiyan, seorang pedagang sembako yang juga juga merasakan naiknya harga telur. Sebelumnya ia menjual telor kemasan seperempat dengan harga Rp6000 saat ini naik menjadi Rp8000.

Baca Juga :   Segini Batasan Makan Telur per Hari

“Perkemasan isi 4 buah, harganya Rp8000 sekarang,” tandasnya.

Selain pedagang, Yani (42) seorang pembeli telur mengatakan, ia mengeluhkan naiknya harga telur ayam. Hal itu disebabkan karena kebutuhan telur saat ini memang meningkat. Momen Agustus banyak warga di kampung yang tasyakuran.

“Duh susah kalau gini, usum slemetan regane endok mundak (musim tasyakuran harganya telur naik),” jelasnya.

Sementara itu, Yanita Dwi Hartanti, Kasi Pengawasan barang dan perlindungan konsumen Disperindag Kota Pasuruan menjelaskan, kenaikan harga telur saat ini disebabkan karena cuaca yang tidak menentu.

“Cuaca yang tidak tentu sehingga berpengaruh terhadap produksi. Namun stok telur di Kota Pasuruan masih stabil dan aman,” tandasnya. (don/yog)