Pasca Jeep Bromo Masuk Jurang, Pengemudi Gelar Selamatan

321

Sukapura (WartaBromo.com) – Pasca insiden maut jip wisata masuk jurang, paguyuban pengemudi jip Bromo gelar selamatan. Selain sebagai aksi solidaritas dan berkabung, selamatan juga memohon pada Tuhan YME agar insiden serupa tidak terjadi lagi.

Selamatan salah satunya digelar di petilasan Watu Gedhe, arah Malang. Adi, salah satu pengemudi jip menyebut, ini merupakan solidaritas sesama pengemudi jip wisata.

“Agar kami semua, rekan-rekan pengemudi jip, selamat. Baik itu yang bekerja dari Malang, Probolinggo, Pasuruan dan Lumajang,” katanya, Senin (12/09/2022).

Sejauh ini, para pengemudi jip wisata menjadi salah satu unsur penting dalam nadi wisata Bromo. Upaya untuk meminimalisir kecelakaan pun senantiasa dilakukan.

Mulai dari upaya logis seperti pengecekan kelaikan kendaraan dan pengemudi. Sampai urusan supranaturan seperti selamatan. Sesuai dengan adat budaya Tengger.

Baca Juga :   Jeep Bromo yang Nyemplung ke Jurang Bawa Rombongan Wisatawan Asal Ngawi

Upaya itu tak lain bertujuan untuk memohon keselamatan dan sejehateraan saat bekerja di kawasan tanah Bromo. “Selamatan semacam ini kami gelar rutin juga, setiap bulan Suro dan Sapar (penanggalan jawa),” imbuh Adi.

Terpisah, Ketua Paguyuban Jip Patra, Gus Han menyebut, pihaknya secara berkala melakukan uji kir dan kelaikan kendaraan. “Di anggota resmi aktif Patra tetap diwajibkan ada uji kir dan SoP pelayanan pada tamu,” katanya, melalui pesan singkat.

Dalam artian, dari paguyuban jip wisata Bromo sendiri, sudah ada upaya untuk memberikan standart pelayanan dan keselamatan. Seperti pemeriksaan rutin perangkat keselamatan. Standarisasi protokol kesehatan selama masa pandemi covid19 lalu

Termasuk soal penertiban pengengunjung yang naik di atas jip. Dibantu semua pihak, mulai dari pedagang asongan, polisi, TNI dan sesama pengemudi jip, juga kerap mengingatkan. Jika ada pengunjung yang nekat naik ke atas atap jip saat sedang berjalan. (lai/saw)