Fakta-fakta Tentang Tasbih yang Tak Banyak Diketahui

122

Pasuruan (WartaBromo.com) – Tasbih merupakan salah satu benda yang digunakan untuk beribadah. Keberadaannya pun dianggap sakral dan tak boleh diletakkan sembarangan.

Khususnya bagi umat Islam yang menggunakan tasbih untuk berzikir. Jumlah biji tasbihnya pun dibagi menjadi dua, takni 100 dan 33 biji, tergantung kebutuhan.

Beli tasbih berkualitas di sini.

Beberapa sumber membahas, bahwa faktanya tasbih tak hanya digunakan sebagai media beribadah saja. Ada fakta-fakta lain yang jarang diketahui orang.

Yuk, simak!

1. Berbentuk Bula

Semua tasbih berbentuk bulat atau oval. Kenapa tidak berbentuk segita atau persegi? Pertanyaan ini bahkan sering ditanyakan oleh orang-orang.

Belum ada referensi khusus yang menjelaskan. Namun, secara umum bentuk biji tasbih dibuat bulat agar orang yang menggunakannya mudah untuk menggeser dari biji satu ke biji lainnya.

Baca Juga :   Kerajaan Arab Saudi Minta Umat Islam Tunda Rencana Ibadah Haji

2. Mulai Tenar pada Abad ke 5 H

Menurut beberapa sumber, tasbih mulai banyak digunakan kaum muslimin pada abad 5 H. Mengenai asal mulanya masih belum bisa dipastikan.

Mnurut Syekh Bakr bin Abdillah Abu Zaid, biji tasbih sudah dikenal pada zaman sebelum Islam tepatnya digunakan umat Budha. Umat tersebut meyakini tasbih untuk menyelaraskan perbuatan dan ucapan.

3. Bermakna Pujian

Dalam bahasa arab tasbih berarti pujian. Nama ini disematkan karena tasbih jadi alat bantu untuk menghitung pujian untuk Allah yang diucapkan.

Ada juga yang bilang kalau tasbih itu untaian mutiara atau manik-manik. Dan dirangkai dengan benang yang biasa digunakan untuk menghitung jumlah tasbih (bacaan Subhanallah), doa dan shalawat. (trj)