Pemkot Pasuruan Luncurkan Inovasi Baru, Bikin Akta Kematian Mudah dan Cepat

147

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemkot Pasuruan terus memunculkan inovasi terkait layanan masyarakat. Kali ini Pemkot Pasuruan menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Pasuruan.

Adalah melaunching Layanan Terintegrasi Administrasi Kependudukan dengan Pemakaman (LENTERA MAKAM). Dan, Pelayanan Terintegrasi Akte Kematian dengan RSUD (PETI KEMAS).

Kedua layanan tersebut menjadi terobosan terbaru untuk percepatan kepemilikan penerbitan akta kematian dan perubahan Kartu Keluarga (KK) bagi penduduk yang meninggal di rumah sakit.

Lewat LENTERA MAKAM dan PETI KEMAS, Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf mengatakan, ahli waris hanya perlu menunggu akta kematian yang akan dikirim melalui aplikasi WhatsApp.

“Dengan LENTERA MAKAM dan PETI KEMAS ini masyarakat dimudahkan dalam pengurusan kepemilikan akta kematian,” ujarnya saat memberikan sambutan di Gedung Gradika, Selasa (11/10/2022).

Baca Juga :   Komisi III Inspeksi Pabrik Tango usai Temuan Pembuangan Limbah Ilegal

Sosok yang akrab disapa Gus Ipul ini menambahkan, kemunculan LENTERA MAKAM dan PETI KEMAS didasari dari keluhan warga Kota Pasuruan. Yakni, masih banyak ahli waris yang kesulitan mengurus surat kematian.

“Akta kematian ini masih jadi masalah, banyak sekali memang keluarga yang mungkin tidak menindaklanjuti untuk mengurusi akta kematian,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Dispendukcapil Kota Pasuruan Siti Mariyam menjelaskan, dua layanan ini diluncurkan tak hanya untuk masyarakat. Melainkan juga meningkatkan kinerja bagi aparatur negara dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

“Tentunya ada semacam pemangkasan birokrasi, tetapi kami tetap berpegang teguh pada regulasi, serta bagaimana memuaskan masyarakat khususnya dalam pelayanan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil terkait kematian penduduk,” tuturnya.

Baca Juga :   Seleksi Administrasi CPNS di Pasuruan-Probolinggo-Lumajang Diumumkan, Simak Nama-namanya di Sini

Maryam pun menyampaikan terimakasih kepada BPJS Kesehatan karena sudah mengklopkan data penduduk yang meninggal di Rumah Sakit. Sehingga data penduduk tersebut bisa langsung di off kan dan tidak membebani APBD Kota Pasuruan.

“Saya berterimakasih kepada BPJS kesehatan untuk penduduk yang meninggal di Rumah Sakit sudah langsung di klop-kan. Melalui informasi LENTERA MAKAM data penduduk tersebut bisa langsung di off-kan sehingga tidak menjadi beban APBD,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, launching LENTERA MAKAM dan PETI KEMAS ini dilakukan secara simbolis oleh Gus Ipul dan Mas Adi, Wakil Wali Kota Pasuruan.

Hadir pula Sekretaris Daerah Rudianto, Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki dan tamu undangan dari berbagai instansi. (trj/**)