Cuaca Ekstrim, BPBD Kabupaten Pasuruan Ingatkan Potensi Petir

121

Pasuruan (WartaBromo.com) – Oktober ini, BMKG (Badan Metgrologi Klimatologi dan Geofisika) memprakirakan hujan sudah mulai terjadi.

Tak hanya mewaspadai potensi banjir maupun puting beliung, masyarakat juga diminta waspada dengan ancaman petir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan akan ancaman petir. Sebab dalam situasi peralihan cuaca saat ini potensi munculnya petir cukup tinggi.

“Petir akan lebih intensif apabila cuacanya seperti sekarang. Artinya, saat panas kemudian tiba-tiba hujan, di situlah potensinya (petir) tinggi,” kata Rudi di sela-sela kesibukannya, Kamis (19/10/2022).

Dijelaskannya, himbauan terkait ancaman petir sangat penting, sebab sudah ada kasus 1 orang warga yang tewas usai tersambar petir saat memilih berteduh di sekitaran pematang sawah.

Baca Juga :   Pasuruan Perpanjang Masa Darurat Kekeringan

Untuk itu, warga diminta untuk bisa melakukan beberapa hal, diantaranya menghindari berteduh di bawah pohon jikalau sedang beraktivitas di ladang atau pesawahan. Sebaliknya, ada baiknya menghentikan aktivitas ketika di ruang terbuka apabila turun hujan kendati intensitasnya ringan.

“Karena saat itu potensi petir sangat besar dan bisa tiba-tiba terjadi,” singkat Harris.

Tak selesai sampai di situ, saat mendung atau mulai hujan hendaknya tidak berada di tempat terbuka seperti di sawah, lapangan, pantai, atau tempat-tempat terbuka dengan membawa barang logam.

Kata Harris, Petir adalah gejala elektrostatik yang terjadi akibat perpindahan elektron muatan negatif yang berada di bagian bawah awan menarik muatan listrik positif di atas tanah.

Baca Juga :   Diguyur Hujan Deras, Jalan di Prigen Amblas 6 Meter

Muatan listrik yang berbeda akan saling tarik menarik sedangkan yang sejenis akan tolak menolak. Itulah mengapa pada bangunan tinggi atau rumah dipasang penangkal petir untuk mencegah kerusakan akibat petir.

“Yang penting senantiasa waspada dan tahu bagaimana menghindari petir ketika berada di tanah lapang atau di luar rumah,” tutupnya. (mil/yog)