Diproduksi Kaum Difabel, Sepatu Berbahan Sutra Asal Purwodadi Ikuti Pameran G20 di Bali

145
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menunjukkan sepatu sutra produksi Koperasi Kupu Sutra Purwodadi Kabupaten Pasuruan Jawa Timur di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Kamis (10/11/2022) | Foto : A. Romadoni

Pasuruan (WartaBromo.com) – Perajin sepatu asal Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan mengikuti pameran UMKM di KTT G20 Bali. Uniknya, Ia terpilih karena bisa membuat sepatu dari bahan dasar benang ulat sutra.

Sepatu sutra produksi Koperasi Kupu Sutra ini terpilih sebagai salah satu UKM dalam pameran B20 Spouse Program. B20 Spouse Program sendiri merupakan pameran dan forum bisnis internasional antar negara peserta G20 yang digelar pada mulai Minggu (13/11/2022) hingga Senin (14/11/2022).

Arianto Nugroho (47), Ketua Koperasi Kupu Sutra menjelaskan, ia ditunjuk langsung oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) untuk memamerkan produk sepatu sutranya di ajang G20 Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :   Cara Memilih Sepatu Sekolah Warna Hitam yang Nyaman Dipakai Anak

“Kami dipilih oleh Kadin (Kamar Dagang Indonesia),” kata Anto, saat ditemui di pendopo Kabupaten Pasuruan, Kamis (10/11/2022).

Selain itu, produk sepatu sutranya dinilai menarik karena ramah lingkungan dan diproduksi oleh kaum disabilitas.

“Kita pameran karena pihak kadin tertarik karena satu kita ecogreen dan memberdayakan disabilitas,” katanya.

Ada sekitar 30 pasang sepatu sutra sebagai produk unggulannya yang dibawa untuk ikuti pameran di ajang G20 Indonesia. Selain sepatu juga ada tas sutra dan selendang sutra.

“Totalnya ada 50an produk yang kita bawa dan pamerkan disana,” ungkapnya.

Pria yang juga sebagai peternak ulat sutra itu menyebut jika produk sutra miliknya sudah sering mengikuti ajang pameran tingkat internasional.

Baca Juga :   Ada KTT G20, Satpolairud Pasuruan Sidak Barang Bawaan Nelayan arah Bali

Ia juga pernah memamerkan produknya di event balapan di Sirkuit Mandalika bulan Oktober 2022 lalu.

“Di Mandalika, untuk sepatu alhamdulillah laku sekitar 6 produk, harapannya di G20 ini bisa laku lebih banyak karena tamunya kan dari berbagai negara di dunia,” jelasnya.

Disisi lain Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan mengapresiasi produk sepatu sutra dan menjadikannya sebagai produk unggulan Kabupaten Pasuruan. Ia merasa bangga karena produk buatan warga Kabupaten Pasuruan bisa menembus event internasional seperti ajang G20 Indonesia.

“Yang menarik bukan hanya bahannya, sutra ini diproduksi oleh IKM dan petani-petani kita jadi produk asli Kabupaten Pasuruan, bahkan disabiltas,” kata Irsyad. (don/yog)