Lagi, Pemkab Pasuruan Raih WTP ke 9 kali

100

Surabaya (WartaBromo.com) – Untuk yang kesembilan kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2021.

Keberhasilan tersebut dibuktikan dengan diterimanya penghargaan kepada Pemkab Pasuruan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf yang diwakilkan kepada Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron di Hotel Bumi Surabaya, Senin (14/11/2022) siang.

Melalui sambungan selulernya, Bupati Irsyad Yusuf menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan terus berkomitmen untuk selalu menjaga Opini WTP. Penyerahan penghargaan menjadi hasil evaluasi dari LKPD tahun 2021 yang telah dilaksanakan. Dalam artian akan memperbaiki catatan-catatan kecil untuk selanjutnya terus diperbaiki, sehingga tata kelola keuangan di semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan betul-betul dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Baca Juga :   Limbah Batu Bara di Sukorejo Makan Korban, DLH Bungkam

“Pelaksanaan harus sesuai dengan perencanaan. Semua pengaturan keuangan daerah di semua OPD wajib sesuai SOP atau aturan Perundang-Undangan. Jangan sampai keluar jalur, karena resikonya akan ditanggung sendiri,” katanya.

Dijelaskan Gus Irsyad-sapaan akrab Bupati Pasuruan ini, hasil yang diterima dalam bentuk Opini WTP akan menjadi standar tertib administrasi dan akuntansi keuangan daerah.

Selanjutnya setiap OPD harus dapat menindaklanjutinya dengan memberikan prestasi kinerja yang meningkat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Karena birokrasi berkaitan dengan pelayanan publik dan endingnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Opini ini akan terus jadi standar tertib administrasi yang harus dijaga sampai kapanpun,” tegasnya.

Lebih lanjut Gus Irsyad menegaskan bahwa diraihnya opini audit tertinggi yang dikeluarkan oleh BPK ini tak lain berkat motivasi dan masukan berbagai pihak.

Baca Juga :   Dua Perusahaan Tak Serius Jalankan Protokol Kesehatan Kini Disidik hingga Viral Video Maling Motor Tertangkap dan Dimassa Warga | Koran Online 7 Juli

Oleh karenanya, ia mengaku berterima kasih kepada seluruh pihak. Mulai dari legislatif, partai politik, ormas, tokoh masyarakat. Terlebih kepada perangkat daerah agar tak cepat puas diri. Sebab masih ada catatan yang harus terus diperbaiki sampai benar-benar maksimal.

“Kepada seluruh masyarakat, matur nuwon doa dan supportnya. Juga kepada DPRD, ormas, parpol, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Perangkat daerah yang sudah bekerja keras. Khusus OPD agar tidak cepat puas diri, karena masih ada catatan meski kecil,” imbuhnya.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah dalam sambutannya mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh kabupaten dan kota dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki.

Pertumbuhan ekonomi yang bergerak naik akan membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :   Berantas Barang Kena Cukai Ilegal, Satpol PP Gelar Java Road Trip

Gubernur Jatim menyatakan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur di luar sektor non-migas mencapai 6,13 persen sedangkan rata-rata nasional 5,72 persen.

“Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur di luar sektor non-migas tertinggi se-Jawa dan di atas rata-rata nasional,” serunya. (mil/yog)