Tak Sampai Sebulan, Lereng Bromo Longsor 4 Kali

100

Sukapura (WartaBromo.com) – Intensitas hujan tinggi benar-benar menjadi momok dataran tinggi Bromo di Kabupaten Probolinggo. Betapa tidak, belum sampai sebulan, empat kali longsor melanda wilayah setempat

Tiga di antaranya terjadi di jalur menuju Bromo atau Desa Wonokerto. Sedangkan satu kejadian di Desa Sariwani.

Longsor terbaru terjadi pada Minggu (27/11/ 2022) lalu. Lokasi kejadian berada di sekitar Jurang Jontro, Wonokerto. Tebing setinggi 40 meter luruh usai diguyur hujan lebat.

Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Zubaiduloh menyebut, pihaknya bergerak cepat untuk menangani longsor yang terjadi. 

“Warga kami himbau agar berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah. Selalu pantau informasi dari pihak terkait kebencanaan. Mulai dari BPBD Kabupaten Probolinggo ataupun dari BMKG. Hindari atau berhati hati jika melintas di daerah rawan longsor,” jelasnya, Senin (28/11/2022).

Baca Juga :   Dua Kelompok Warga Bentrok, hingga Pemkab Probolinggo Akan Membuka 5 Destinasi Wisata Alam | Koran Online 1 Juli

Longsor yang terjadi Minggu malam tadi pun sudah ditangani. “Karena semalam sudah gelap, proses pembersihan kami lanjutkan pagi ini. Semalam kami buka supaya kendaraan bisa melintas, walau bergantian,” lanjutnya.

Zubaiduloh menyebut, sepanjang November ini tercatat empat kali longsor besar terjadi. Satu kali di Desa Sariwani. Serta tiga kali di jalur menuju Bromo. Sementara titik longsor, masih berkisar di sekitaran Jurang Jontro.

Saat longsor semalam, beberapa kendaraan wisata sempat terjebak selama kurang lebih dua jam. Hanya sepeda motor yang masih bisa melintas. Itupun harus berjibaku dengan lumpur. Karena ketebalan material longsor licin dan berlumpur. (lai/saw/asd)