Pedagang Sepeda Keluhkan Kondisi Pasar Persatuan yang Kumuh

192

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pedagang sepeda di Pasar Persatuan mengeluh karena pasar tempat mereka berjualan belum mendapat perhatian. Mereka bahkan menyebut, pasar belum pernah direhab sejak mereka pertama kali menempati.

Pasar Persatuan merupakan pasar yang sebagian besar pedagangnya menjual sepeda kayuh beserta perlengkapannya yang terletak di komplek Pasar Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Mulyono, pedagang setempat mengaku, mulai menjadi pedagang di tempat tersebut sejak tahun 1979. Dan sejak saat itu, menurutnya, pasar belum pernah mengalami perbaikan.

Pedagang lainnya, Slamet juga mengungkapkan hal yang sama. Ia merasa Pasar Persatuan seperti di-anak tirikan oleh pemerintah.

Selain belum pernah diperbaiki, Slamet menyebut, tidak ada petugas kebersihan. Drainase pasar buruk. Belum lagi ditambah kondisi pasar yang sepi.

Baca Juga :   Pasar Loak Karangketug yang Terbakar Mulai Dibangun

“Belum pulih setelah pandemi. Terus juga bisa dilihat dari luar, orang kalau lewat sini apa tahu di sini ada pasar sepeda? Tidak terlihat dari luar,” kata Slamet, Kamis (19/01/2023).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan, Dedy Tjahjo Poernomo mendorong pemkot untuk memberikan perhatian kepada Pasar Persatuan.

Pemkot, menurut Dedy, perlu segera membuat kajian dan perencanaan yang matang. Apalagi saat ini pemkot juga tengah melakukan revitalisasi sejumlah pasar di Kota Pasuruan.

“Saya percaya Gus Ipul akan mendukung. Kami pun di dewan siap mendukung sepenuhnya,” kata Dedy.

Terpisah, Kepala UPT Pasar Kota Pasuruan, Luthfan Asysyam menanggapi, pihaknya memastikan akan memberikan perhatian kepada Pasar Persatuan. Saat ini ia masih melakukan inventarisir kebutuhan pasar.

Baca Juga :   Ada 25 Pedagang Pasar Loak Karangketug yang Terdampak Kebakaran Terverifikasi Terima Bantuan dari Pusat

“Identifikasinya sudah ada. Tinggal nanti penganggarannya kita serahkan ke Disperindag,” ujar Luthfan. (tof/asd)