Prihatin Penutupan LAPAN, Forum Astronom Gelar Aksi Bakar Lilin

202
Aksi keprihatinan atas penutupan BRIN Pasuruan (dh. LAPAN).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Forum Astronom Amatir Lintas (Fokalis) Jawa Timur menggelar aksi bakar lilin sebagai bentuk keprihatian atas ditutupnya kantor BRIN Pasuruan (dh. LAPAN). Aksi ini dimaknai sebagai simbol redupnya sains.

Aksi digelar di depan eks kantor BRIN Pasuruan yang terletak di Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (04/02/2023) malam.

Belasan astronom amatir dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul menyatakan solidaritasnya. Mereka menyayangkan kebijakan ditutupnya kantor BRIN Pasuruan.

Ketua Fokalis Jatim, Muhammad Thoyib mengatakan, selama ini BRIN Pasuruan telah melaksanakan banyak riset dan aktivitas edukasi.

“Banyak output yang dihasilkan dan berguna bagi pengembangan sains. Ini justru malah ditutup. Aksi bakar lilin ini sebagai simbol redupnya sains,” kata Thoyib.

Menurut Thoyib, BRIN Pasuruan sudah menjadi mitra bagi pelajar dan mahasiswa untuk riset sains. Mulai ilmu astronomi, ilmu fisika, ilmu geografi, hingga ilmu falak.

Tak hanya itu, BRIN Pasuruan merupakan satu-satunya lembaga di Indonesia yang menjadi pusat penelitian matahari, ozon, dan atmosfer bumi.

“Kami berharap BRIN Pusat mengkaji ulang penutupan kantor BRIN Pasuruan ini,” ujar Thoyib.

Sementara itu Koordinator Pelaksana Fungsi Stasiun Observasi Antariksa dan Atmosfer BRIN Pasuruan, Dian Yudha Risdianto mengaku berterima kasih atas aksi solidaritas Fokalis Jawa Timur.

Kantor BRIN Pasuruan kini sudah ditutup. Semua pegawai yang bekerja di kantor tersebut sudah pindah memilih tempat masing-masing.

“Ada yang pindah ke Surabaya, Purwodadi, Bandung. Mereka mulai dari awal lagi akhirnya,” imbuh Yudha. (tof/asd)