Info Lur! Harga Cabai Rawit di Pasar Kebonagung Tembus Rp80 Ribu

138
Info Lur! Harga Cabai Rawit di Pasar Kebonagung Tembus Rp80 Ribu

Purworejo (WartaBromo.com) – Harga cabai rawit di Kota Pasuruan mengalami kenaikan sejak 3 hari yang lalu. Musim kemarau panjang menjadi penyebab naiknya harga cabai tersebut.

Seperti pantauan di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan pada Selasa (24/10/2023) pagi. Para pedagang cabai rawit menyebut jika harga tersebut mulai naik sejak 3 hari yang lalu.

Prihatin (42), salah satu pedagang cabai yang berada di dalam kawasan Pasar Kebonagung itu mengatakan, ia kaget dengan kenaikan harga cabai yang signifikan tersebut. Menurutnya, kenaikan terjadi sejak 3 hari yang lalu.

“Signifikan, baru saya kayaknya 2-3 hari yang lalu. Dari harga Rp40 ribu sekarang menjadi Rp80 ribu per kilogram,” kata Prihatin.

Baca Juga :   Niat Berwisata, Pemuda Asal Surabaya Tewas Tenggelam di Sungai Prigen

Naiknya harga cabai rawit juga dikeluhkan beberapa pembeli. Seperti yang dikatakan Heni Lestari (40), jika harga cabai naik otomatis kebutuhan dapur semakin bertambah.

“Kalau bisa turun, ibu-ibu rumah tangga biar bisa bagi kebutuhan rumah tangga. Apalagi kebutuhan pokok lainnya naik,” terang Heni.

Sementara itu, Riski Pramita, Kabid Perdagangan mengatakan, naiknya harga cabai itu terjadi sejak sepekan yang lalu. Penyebab naiknya harga cabai itu karena musim kemarau yang tak kunjung selesai.

“Minggu ini yang naik tajam, cabai kecil atau rawit. Hal ini disebabkan karena banyak petani mengalami gagal panen karena musim kemarau yang panjang,” kata Riski.

Diprediksi, kenaikan harga cabai di Kota Pasuruan akan terus terjadi hingga musim kemarau berakhir. (don/may)