Serunya Berwisata Petik Anggur dan Belajar Budidayanya di Wirogunan

6535
Serunya Berwisata Petik Anggur dan Belajar Budidayanya di Wirogunan
“Pengunjung bisa memetik buah anggur sekaligus belajar budidayanya.”

Laporan : Akhmad Romadoni

WISATA petik buah menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak masyarakat. Selain bisa membeli buah secara langsung, pengunjung juga bisa mencicipi buah segar tersebut.

Nah, kali ini wartabromo berkesempatan mengunjungi demplot tanaman unggulan yang digagas oleh Dinas Pertanian Kota Pasuruan. Berada di lahan kosong tepat di sebelah kantor Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Aktivitas pengunjung terlihat sibuk saat memilih buah anggur yang masih belum dipetik.

Pengalaman ini tidak hanya tentang mencicipi buah segar, tetapi juga menggali lebih dalam tentang cara budidaya anggur yang berkelanjutan.

Niken (28), salah satu pengunjung yang merasakan sensasi petik buah anggur Belgia secara langsung itu mengatakan, ini adalah pengalaman yang jarang dirasakan. Sebab, jarang ada tempat wisata petik buah anggur di area perkotaan.

Ia juga senang bisa mencicipi langsung buah anggur Belgia tersebut. “Seneng ini juga pertama kali saya rasakan, bisa petik buah anggur secara langsung,” kata Niken, Sabtu (25/11/2023).

Baca Juga :   Koran Online Sepekan, 7 Juli: Motor di Kosan Pandaan Dimaling, PKK Larang Minum Air Kemasan, Hingga Mantan Ketua PSSI Kota Pasuruan jadi Tersangka Korupsi

Serunya Berwisata Petik Anggur dan Belajar Budidayanya di Wirogunan

Wisata petik buah anggur bukan hanya soal aktivitas memetik, tetapi juga menyajikan pengalaman visual yang memukau. Panorama kebun anggur dengan barisan tanaman yang teratur dan buah anggur yang berkilauan di sinar matahari memberikan keindahan untuk dipandang.

Tidak hanya itu, para pengunjung juga dapat menikmati kegiatan lainnya seperti tur keliling kebun anggur dan tentu saja, menikmati piknik dengan pemandangan yang menakjubkan.

Tatik Widiati, warga asal Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan mengatakan, ia mendapat informasi ada wisata petik buah sekaligus bisa membeli anggur itu dari salah satu anggota penyuluh pertanian. Saat mengunjungi secara langsung, sudah banyak buah anggur yang siap dipanen.

“Tahu dari teman terus langsung kesini katanya ada panen anggur dan juga bisa langsung beli. Bisa makan buah, mencicipi langsung buah anggur,” kata Tatik.

Yudi Harnendro, Kepala Dinas Pertanian Kota Pasuruan itu juga menjelaskan, ada sekitar 60 lebih tanaman anggur yang sudah dibudidayakan warga dan penyuluh dinas. Menurutnya, ide budidaya anggur itu muncul dari adanya lahan kosong yang tak terpakai.

Baca Juga :   Gus Ipul Launching Madinah Mart, Belanja dari Rumah Tinggal "Klik"

“Awalnya itu dulu ada lahan kosong, jadi dimanfaatkan menjadi kebun anggur hingga jadi sampai saat ini,” ujarnya.

Ditemani oleh para petani berpengalaman, pengunjung juga diajak memahami proses penanaman anggur mulai dari persiapan lahan hingga perawatan tanaman. Sambil menikmati suasana perkebunan hijau, para pengunjung dapat bertanya langsung kepada petani tentang teknik-teknik pertanian yang mereka terapkan.

Tidak hanya itu, wisata petik buah anggur ini juga menyediakan sesi edukasi khusus, di mana ahli pertanian akan menjelaskan secara rinci tentang siklus hidup anggur, perawatan yang diperlukan, dan tantangan yang dihadapi dalam budidaya anggur. Hal ini memberikan wawasan baru bagi pengunjung yang mungkin hanya melihat buah anggur sebagai produk akhir di pasaran.

“Warga juga bisa belajar bagaimana menanam anggur yang baik, seperti juga yang dilakukan disini, pemanfaatan kotoran hewan yang dijadikan pupuk untuk kebun tersebut,” paparnya.

Baca Juga :   Maling Motor Didor, hingga Korban Rumah Meledak Tewas | Koran Online 21 September

Selain aspek edukatif, wisata petik buah anggur ini juga memberikan dampak positif pada ekonomi lokal. Petani setempat berbagi bahwa turisme ini membantu meningkatkan pendapatan mereka, sekaligus mempromosikan budidaya anggur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Warga juga bisa langsung beli anggur, harganya perkilo Rp18 ribu,” imbuhnya.

Jadi, jika Anda mencari pengalaman berwisata yang lebih dari sekadar menikmati pemandangan, wisata petik buah anggur bisa menjadi pilihan menarik. Selain merasakan kelezatan buah anggur yang segar, Anda juga akan membawa pulang pengetahuan berharga tentang dunia pertanian anggur yang begitu menarik.

Yudi juga mengatakan, bukan hanya anggur, pihaknya ke depan juga akan mengembangkan sejumlah tanaman lainnya untuk dijadikan wisata edukasi untuk masyarakat.

“Ya kalau bisa bukan tanaman anggur aja, yang lain juga bisa untuk menambah edukasi masyarakat,” jelasnya. (may)