Ada Foto Habib Dan Kiai, Kios Di Pasar Leces ini Selamat Dari Kebakaran

784

Leces (WartaBromo.com) – Ditengah bencana kebakaran yang melanda Pasar Leces, Kabupaten Probolinggo, ada keajaiban yang terjadi. Salah satu lapak, selamat dari kobaran api.

“Keajaiban dari kebakaran yang terjadi, cuma toko ini yang selamat dari kebakaran, jualan tahu. Li barokati foto Habib Ja’far dan Kiai Husnan Bringin Bondowoso,” begitu tutur pria dalam video berdurasi 30 detik yang diterima WartaBromo.

Habib dan kiai yang dimaksud adalah Alhabib Jakfar Ali Baharun, pengasuh Pondok Pesantren Attarbiyah Attijaniyah, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo; dan KH Husnan bin Muhsin adalah pengasuh Pondok Pesantren Roi’yatul Husnan Wringin, Bondowoso.

Kios itu milik Sutin (55) dan Slamet (56), warga Desa Clarak, Leces, Kabupaten Probolinggo. Kios berkelir hijau itupun nampak mencolok pada Selasa(5/12/2023) siang. Sebab kios di kanan kirinya sudah hangus menjadi abu karena terbakar.

Baca Juga :   Yenny Wahid Ajak Nahdliyin Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Tak hanya bangunan luar, di dalam kios pun barang-barang milik Sutin selamat. Tidak ada satupun barang yang terbakar di kios yang berada di sisi selatan Pasar Leces itu. Hanya saja ada retakan asbes karena kejatuhan benda yang terbakar.

Sehari-hari lapak itu digunakan Sutin untuk berjualan tahu. “Karena sudah cukup terjual hari itu (kemarin, saat kebakaran), saya pulang. Kami juga kaget ketika mendengar jika pasar terbakar. Di video hape, apinya besar,” katanya.

Sutin pun menduga jika lapaknya ikutan terbakar habis. Ia pun sempat datang untuk melihat keadaan kiosnya. Namun saat itu, kobaran api begitu besar. Belum lagi gumpalan asap yang memenuhi area ketika petugas berusaha padamkan api.

Baca Juga :   Beredar Link Undian PLN Palsu di Probolinggo

Sutin pun memilih pulang malam itu. Selepas subuh tadi, ia kembali lagi ke pasar. Ternyata kiosnya utuh, sama sekali tak tersentuh api.

Sujud syukur pun dihaturkan Sutin dan Slamet. Lantaran kios masih utuh dan selamat dari kebakaran. Sutin pun hanya tersipu ketika ditanya apa yang membuat lapaknya aman dari amukan si jago merah.

Sejauh ini, Sutin dan suaminya mengaku tidak pernah telat shalat 5 waktu. Selain itu,setiap Jumat manis malam, suaminya berangkat untuk rutinan manaqib di Pondok Pesantren Al Qodiri, Jember milik KH. Muzzaki Syah.

“Setiap jumat manis saya rutin ke Ponpes Al Qodiri milik kyai Muzakki di Jember,” ucap Slamet.

Baca Juga :   Demo Mahasiswa di Probolinggo Ricuh hingga Ikan Mabuk di Ranu Klakah | Koran Online 27 Jul

Selain itu, Sutin mengaku jika dirinya sudah mendaftar untuk ibadah haji sejak tahun 2013 silam. Jadwalnya, ia akan berangkat haji pada 2024 mendatang. “Mungkin ini barokah ya,” tandasnya.

Rekaman video kios Sutin dan Slamet yang utuh dan tak tersentuh api saat kebakaran pun, viral di media sosial. (lai/saw)