Jalani Pati Geni Wulan Kapitu, Warga Tengger Dihimbau Matikan Listrik

91

Sukapura (wartabromo.com) – Dalam menyambut perayaan adat Wulan Kapitu di wilayah Tengger Rata Cemara Sewu, terutama di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, warga Tengger dihimbau untuk memadamkan listrik.

Himbauan ini tidak hanya berlaku bagi warga, tetapi juga untuk warung, homestay, hotel, villa, dan restoran. Sebab ada ritual Megeng atau puasa oleh tokoh masyarakat.

Kepala Desa Ngadisari, Sunaryono, mengonfirmasi adanya himbauan tersebut. Isinya menyangkut pelaksanaan acara adat Wulan Kapitu di wilayah tersebut.

“Kepada seluruh pemilik/pimpinan hotel, villa, homestay, warung, toko, dan pelaku usaha lainnya di lingkungan Desa Ngadisari untuk memadamkan listrik, baik di dalam maupun di luar dan tidak melakukan aktivitas berlebih lainnya,” ujarnya pada Selasa, (12/12/2023 siang.

Baca Juga :   Rawan, Ribuan Polisi dan Tentara Berjaga di Probolinggo Saat Pilkades

Pemadaman listrik dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai hari ini, Selasa, 12 Desember 2023, pukul 16:00 WIB, hingga Rabu, 13 Desember 2023, pukul 16:00 WIB.

Gelombang kedua akan dilaksanakan pada hari Selasa, 09 Januari 2024, mulai pukul 16:00 WIB hingga Rabu, 10 Januari 2024, pukul 16:00 WIB.

“Tujuan dari pemadaman listrik ini adalah menciptakan suasana hening dan sunyi, sehingga warga Tengger yang sedang beribadah pati geni atau megeng dapat lebih khusyuk,” lanjutnya.

Untuk kondisi darurat, telah disiapkan tim khusus, termasuk jagabaya, Satpol PP, Linmas, TNI, dan Polri. (lai/saw)