Banjir Dringu Membuat Jalan Daendels Terendam Lumpur, Ini Langkah BPBD

69

Dringu (WartaBromo.com) – Pasca terjangkit banjir luapan dari Kali Dringu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo segera bertindak cepat. Salah satu fokus utamanya adalah membersihkan Jalan Daendels dari endapan lumpur yang meluap semalam.

Pembersihan dilakukan dengan dua metode, menggunakan alat berat buldozer dan penyemprotan air dari unit damkar. Proses pembersihan ini dimulai sejak Senin pagi, 26 Februari 2024.

Salah satu warga, Wahyuni, mengungkapkan keberuntungan karena pembersihan dilakukan dengan cepat. “Kalau tidak segera dibersihkan, jalan akan licin dan rawan membuat pengendara motor jatuh,” ujarnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, Zubaidiloh, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dinas PU dan Unit Damkar untuk membersihkan area tersebut.

Baca Juga :   Koran Online 22 Mei : Bocah 3 Tahun Luka Diduga Kena Ledakan Balon, hingga Kue Satru Laris Manis Jelang Lebaran

“Kami menggunakan buldozer dan damkar untuk membersihkan lumpur sisa luapan banjir semalam,” katanya di lokasi.

Banjir terjadi setelah hujan deras yang terjadi sejak siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Debit air Kali Dringu meningkat signifikan, mencapai 230 di dam Kaliamas. Hal ini menyebabkan luapan air mengalir dari arah jembatan Loan dan Siwalan, di Desa Kedung Dalem, hingga ke Desa Dringu.

Jalan Daendels, arah utara Pasar Dringu, sampai depan balai Desa Dringu, berubah menjadi sungai dadakan akibat luapan air sungai. Hal ini menyebabkan endapan lumpur di sepanjang jalan.

Selain di Dringu, cuaca ekstrem juga berdampak pada kawasan lain, seperti longsornya plengsengan Puskesmas Sumber, serta rusaknya beberapa rumah di Pandansari, Kecamatan Sumber.

Baca Juga :   Upah Minimum Jatim Naik, Segini Besarannya!

Warga diimbau untuk waspada terhadap gejala alam seperti hujan deras, angin kencang, longsor, dan banjir, menghadapi musim penghujan ini. (lai/saw)