Diluruk Ratusan Banser, Pj Bupati Pasuruan Janji akan Minta Maaf ke Gus Irsyad

103

Pasuruan (WartaBromo.com) – Ratusan Banser Kabupaten Pasuruan mendatangi gedung maslahat di komplek perkantoran Pemkab Pasuruan, Rabu (28/02/2024). Mereka meminta Pj. Bupati Pasuruan minta maaf secara terbuka.

Aksi ini merupakan buntut dari kejadian wajah Irsyad Yusuf atau Gus Irsyad yang merupakan Kasat Korwil Banser Jawa Timur dicoret-coret di gelas kopi.

Ratusan banser tersebut pertama mendatangi Pendopo Kabupaten Kabupaten Pasuruan, lalu bergeser ke gedung maslahat untuk bertemu dengan Pj. Bupati Pasuruan, Andriyanto.

Andriyanto menyatakan, atas nama Pemkab Pasuruan juga atas nama pribadi memohon maaf atas adanya peristiwa wajah Gus Irsyad di gelas kopi yang dicoret-coret.

Andriyanto menyebut, gelas kopi dengan wajah Gus Irsyad yang dicoret-coret tersebut merupakan sisa gelas yang dibeli pada masa kampanye Pemilu 2024 kemarin. Artinya, konteks keberadaan gelas kopi dengan gambar wajah Gus Irsyad yang ditutup tersebut adalah masa kampanye lalu.

Baca Juga :   Ketika Bekas Dealer Motor Disulap jadi Kedai Kopi Kapiten

“Pada saat itu ada netralitas ASN. Bawaslu mengawasi. Beliau (Gus Irsyad) mencalonkan DPR RI. Pada waktu itu konteksnya itu,” kata Andriyanto saat menemui Banser.

Sehingga, karena pada saat itu masih masa kampanye serta menjaga netralitas ASN, maka segala hal yang berpotensi dapat melanggar netralitas ASN harus ditutup.

“Bu Lilik itu beli cup kopi 5.000 biji. Pada masa kampanye itu ditutupi. Kok ndilalah ada sisa, kemarin Pak Sekwan ingin ada dukungan dari Dinas Pertanian, maka ada kopinya, nah cup-nya ada dua versi. Yang tutupan itu belum diambil. Jadi tidak ada unsur sengaja. Tidak semua cup yang disajikan di LKPJ kemarin ditutupi. Tidak. Karena acak dan tidak ada unsur kesengajaan,” imbuh Andriyanto.

Baca Juga :   Soal Wajahnya Dicoret di Gelas Kopi Kapiten, Gus Irsyad : Saya Tahu, Itu Perintah Pj

Selain itu, Andriyanto membantah jika ada perintah untuk menutup gambar wajah Gus Irsyad pada gelas kopi tersebut. Bahkan, sebagai Pj. Bupati Pasuruan, ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengubah atau menghapus kebijakan warisan Gus Irsyad apapun.

“Saya ulangi, pada kasus semacam ini, kami secara pribadi memohon maaf. Nanti saya akan coba telepon beliau (Gus Irsyad), WA beliau, untuk menghadap beliau,” ujar Andriyanto.

Sementara itu, Kasat Korcab Banser Kabupaten Pasuruan, Kosim pada waktu mendatangi pendopo pagi tadi mengatakan, aksi yang dilakukan Banser merupakan bentuk keprihatinan terhadap Gus Irsyad.

Kosim mengaku, Banser merasa pimpinannya dilecehkan dengan adanya kejadian gambar wajah Gus Irsyad yang dicoret-coret di gelas kopi.

Baca Juga :   Dituding Perintahkan Pencoretan Wajah Gus Irsyad di Logo Gelas Kopi, Pj Bupati Pasuruan Buka Suara

“Saya dan anggota tidak terima dengan hal ini. Permintaan kami agar Pj. Bupati Pasuruan meminta maaf secara terbuka,” kata Kosim. (tof)