Ra Fahmi Urung, DPC PDIP Probolinggo Kirim 5 Nama ke DPP

2404

Probolinggo (WartaBromo.com) – DPC PDI-P Kabupaten Probolinggo mengirimkan 5 berkas formulir bakal calon kepala daerah (bacakada) ke DPP. Nama KH. Fahmi Abdul Haq Zaini atau Lora Fahmi, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, tidak termasuk di antaranya.

Data DPC PDIP Kabupaten Probolinggo, mencatat ada 4 bakal calon bupati (bacabup) dan seorang bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang diserahkan ke DPP PDI-P untuk mendapat rekomendasi.

Mereka adalah Gus dr. Muhammad Haris Damanhuri Romli, Zainal Arifin, Zulmi Noor Hasani, dan Utomo Nugroho sebagai Bacabup. Sedangkan satu nama lainnya adalah Supriyanto yang daftar sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup).

“Sudah kami sampaikan ke DPP melalui DPD PDI-P Jatim. Siapa yang akan mendapatkan rekom keputusannya ada di pusat, termasuk nanti rekomnya sebagai Bacabup atau sebagai Bacawabup,” kata Ketua Penjaringan DPC PDIP Kabupaten Probolinggo, Didik Irfan, Senin (3/6/2024).

Baca Juga :   Apa Kabar Bakal Calon Bupati Probolinggo di Pileg 2024

Didik melanjutkan, sejatinya dalam penjaringan yang dilakukan pihaknya, terdapat 9 orang yang mengambil formulir penjaringan. Dari 6 formulir yang dikembalikan ada dobel nama, yakni Zulmi Noor Hasani.

Tiga nama yang tidak mengembalikan formulir, termasuk KH Fahmi Abdul Haq Zaini atau Lora Fahmi. Dua nama lainnya tidak mau dipublikasikan. Mereka yang tidak mengembalikan dianggap tidak mendaftar oleh PDIP.

“Iya.. Ra Fahmi tidak mengembalikan. (Dua, red) tidak mau di publikasi, Kang, dan mereka juga tidak mengembalikan kok. Karena tidak mengembalikan maka kami anggap tidak mendaftar,” tandas Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Probolinggo itu.

Terpisah, Lora Fahmi membenarkan jika pihaknya tidak mengembalikan formulir ke PDIP. “Melihat dinamikanya, saya tidak perlu mengembalikan formulir tersebut,” ucapnya ketika dikonfirmasi WartaBromo.

Baca Juga :   Gagal Menangi Pilwali Pasuruan, Teno Di-nonaktifkan sebagai Ketua PDIP

Sementara Juru Bicara Lora Bergerak Untuk Perubahan (LBP) Kabupaten Probolinggo, Deni Hidayat, juga membenarkan jika Lora Fahmi tidak mengembalikan formulir yang diambil lewat LBP.

“Saya cuma diperintah suruh minta maaf ke temen-temen PDIP. Karena gak bisa ngembalikan formulir pendaftaran,” tuturnya secara terpisah. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.