Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kota Pasuruan Melonjak, Stok Minyakita Juga Sulit Didapatkan

28

Pasuruan (WartaBromo.com) – Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional Kota Pasuruan mengalami lonjakan signifikan. Tak hanya mahal, stok minyak goreng bersubsidi Minyakita juga dilaporkan sulit didapatkan sejak Lebaran.

Kondisi ini salah satunya terlihat di Pasar Bonagung, Kelurahan Purworejo. Sejumlah pedagang, baik di kios kecil maupun toko besar, mengaku sudah tidak lagi menjual Minyakita karena pasokan kosong.

Sebagai gantinya, mereka hanya menyediakan minyak goreng kemasan dan minyak curah yang harganya ikut merangkak naik.

Kalaupun tersedia, harga Minyakita jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET). Dari yang seharusnya Rp15.700 per liter, di lapangan justru dijual hingga Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per liter.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng kemasan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu per dua liter, kini naik menjadi sekitar Rp43 ribu. Sementara itu, minyak curah ikut terdongkrak dari Rp19.500 menjadi Rp22.500 per liter.

Wiwik, salah satu pedagang, mengungkapkan bahwa kelangkaan Minyakita sudah terjadi sejak momen Lebaran.
“Mulai Lebaran sampai sekarang Minyakita kosong. Selain itu, harga minyak curah dan kemasan juga ikut naik,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Keluhan serupa datang dari pembeli. Ibu Sholeh menyebut hampir semua jenis minyak goreng kini mengalami kenaikan harga, sementara Minyakita semakin sulit ditemukan.
“Sekarang semua naik, Minyakita juga tidak ada,” keluhnya.

Baik pedagang maupun warga berharap harga minyak goreng segera stabil dan pasokan kembali normal. Pasalnya, minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang tak terpisahkan dari aktivitas memasak sehari-hari. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.