Selisih Anggaran Pengamanan Dua Laga Persekabpas Jadi Sorotan: Lawan Pasuruan United Lebih Mahal Dibanding Lawan Persik

5

Bangil (WartaBromo.com) – Panitia laga persahabatan antara Persekabpas Pasuruan melawan Persik Kediri akhirnya membuka laporan keuangan pertandingan yang digelar di Stadion R Soedarsono, Bangil, Minggu (24/5/2026) lalu.

Transparansi ini menjadi sorotan karena laga yang dipadati ribuan suporter tersebut sukses mencatat pendapatan bersih mencapai Rp191.480.675.

Pertandingan bertajuk friendly match itu memang menjadi magnet besar bagi masyarakat Pasuruan. Sebanyak 7.146 penonton memadati stadion dan menciptakan atmosfer bergemuruh sepanjang pertandingan. Dukungan suporter semakin pecah ketika tim berjuluk Laskar Sakera berhasil menumbangkan Persik Kediri dengan skor 2-1 melalui gol Osvaldo Haay dan Beto Goncalves.

Dari laporan panitia di akun official resmi instagram Persekabpas, total pendapatan tiket mencapai Rp260.835.000. Pendapatan terbesar berasal dari Tribun Barat dengan nilai Rp72.750.000, disusul Tribun Timur Rp55.090.000 dan Tribun Utara Rp42.090.000. Sementara Tribun VIP menyumbang Rp36.300.000.

Di sisi pengeluaran, total biaya operasional pertandingan tercatat Rp69.354.325. Salah satu yang menjadi perhatian ialah biaya pengamanan yang melibatkan TNI, Polri, Satpol PP hingga Dishub hanya sebesar Rp15.350.000.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding laga persahabatan sebelumnya saat Persekabpas menghadapi Pasuruan United. Dalam pertandingan itu, biaya pengamanan mencapai sekitar Rp45,5 juta, hampir separuh dari total pendapatan pertandingan yang kala itu berada di kisaran Rp85 juta lebih.

Perbandingan tersebut membuat laporan keuangan laga kontra Persik Kediri mendapat banyak sorotan. Sebab, dengan jumlah penonton yang jauh lebih besar dan atmosfer pertandingan yang tetap kondusif, biaya pengamanan justru bisa ditekan tanpa mengurangi kualitas pengamanan di stadion.

Selain biaya keamanan, panitia juga mengalokasikan anggaran untuk steward dan marshal sebesar Rp12.850.000, perangkat pertandingan Rp8 juta, honor panpel Rp6,9 juta, konsumsi Rp6 juta hingga pencetakan tiket Rp6,1 juta.

Dengan total pengeluaran tersebut, panitia akhirnya mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp191.480.675. Angka itu dinilai menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Pasuruan terhadap sepak bola lokal, terutama ketika Persekabpas menghadapi tim besar seperti Persik Kediri. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.