Pasutri Asal Lumbang Jadi Korban Begal, Suami Kena Bacok – Istri Sempat Melawan Pakai Wedung

19

Lumbang (WartaBromo.com) – Aksi begal sadis terjadi di wilayah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/4/2026) dini hari. Sepasang suami istri menjadi korban pencurian dengan kekerasan saat melintas di jalan sepi menuju Dusun Sumbersari, Desa Watulumbung.

Dalam kejadian itu, sang suami mengalami luka bacok di bagian tangan saat berusaha melindungi diri dari serangan pelaku. Sementara istrinya sempat melakukan perlawanan dengan senjata tradisional jenis wedung.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui bernama Mukri (51), warga setempat. Saat itu, ia bersama istrinya melintas di lokasi kejadian yang minim penerangan.

Tiba-tiba, dua orang pelaku tak dikenal menghadang istri korban dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Karena panik, istri korban langsung menjatuhkan sepeda motor dan membuang kunci kendaraan.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menghadang Mukri yang berada di belakang. Salah satu pelaku langsung mengayunkan celurit ke arah kepala korban. Namun, serangan itu berhasil ditangkis menggunakan tangan kiri, meski menyebabkan luka bacok.

Situasi semakin tegang saat korban dan pelaku sempat terjatuh. Di momen itulah, istri korban mengambil wedung milik suaminya dan berusaha melawan. Ia bahkan sempat melukai salah satu pelaku sebelum akhirnya kedua pelaku melarikan diri.

“Setelah itu korban dan salah satu pelaku jatuh dan istri korban mengambil Wedung milik korban dan membacokan ke salah salah satu tubuh tersangka,” kata Kapolsek Lumbang, AKP Marti.

Pelaku kabur ke arah utara dengan membawa sepeda motor Honda Revo milik korban. Tak hanya itu, pelaku juga sempat melempar bondet (bom ikan) ke arah korban, namun tidak sampai meledak atau melukai.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD Grati untuk mendapatkan perawatan medis.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga milik pelaku, di antaranya satu bilah celurit lengkap dengan sarungnya, sandal sebelah kiri, serta sebuah senter kecil. Polisi juga mengamankan wedung milik korban yang digunakan untuk melawan pelaku.

Marti mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pasuruan untuk memburu pelaku.

“Kasus ini sudah kami limpahkan ke Satreskrim Polres Pasuruan. Saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran pelaku,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.