Winongan (WartaBromo.com) – Kerusakan pompa sumber air Umbulan yang menjadi penyalur utama di wilayah Kecamatan Winongan, khususnya Desa Kedungrejo, menyebabkan krisis air bersih mendadak bagi warga dalam beberapa hari terakhir.
Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan segera menerjunkan armada tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan respons cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Penyaluran air dilakukan secara situasional sambil menunggu pemulihan sistem distribusi dari sumber Umbulan.
“Saat ini kami sudah tiga kali menyalurkan air bersih ke Desa Kedungrejo untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga akibat kerusakan pompa. Pengiriman ini bersifat sementara hingga layanan distribusi kembali normal,” ujar Sugeng, Selasa (5/5/2026).
Di lapangan, petugas menyiagakan armada tangki di sejumlah titik permukiman strategis. Warga tampak antre dengan tertib membawa jeriken dan galon untuk menampung air bersih yang dibagikan.
BPBD memastikan, krisis air di wilayah Winongan kali ini disebabkan murni oleh gangguan teknis infrastruktur, bukan faktor alam. Sementara itu, wilayah lain di Kabupaten Pasuruan yang biasanya rawan kekeringan masih terpantau dalam kondisi aman.
“Untuk wilayah lain, distribusi belum dilakukan karena kami masih memantau kondisi cuaca yang saat ini masih sering hujan. Belum ada laporan kekurangan air secara masif, sehingga status darurat belum perlu ditetapkan,” tambahnya.
BPBD mengimbau masyarakat agar proaktif melaporkan setiap kendala terkait ketersediaan air bersih, baik akibat gangguan teknis maupun faktor alam, kepada aparat desa atau langsung ke BPBD. Langkah ini penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum dampak meluas. (fir)



















