Pasuruan (WartaBromo.com) – Kejadian tidak mengenakkan menimpa seorang mahasiswi berinisial MBB (21), salah satu mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan. Ia mengaku menjadi korban pelecehan seksual secara verbal dan aksi eksibisionisme di sepanjang jalan Pantura, mulai dari Kecamatan Grati hingga Kota Pasuruan, Minggu (10/5/2026) pagi.
Kejadian itu bermula saat MBB berangkat dari kediamannya di wilayah Nguling menuju rumah dosen pembimbingnya di Kota Pasuruan untuk melakukan bimbingan tugas akhir. Namun, saat melintasi wilayah Kecamatan Grati, ia merasa ada seorang pria asing yang terus membuntutinya dari belakang.
“Saya merasa dia mulai mengikuti saya sejak dari daerah Grati sampai Pasuruan Kota,” ungkap MBB saat memberikan keterangan kepada WartaBromo.
Kecurigaan korban semakin kuat ketika ia memutuskan berhenti sejenak di sebuah mesin ATM di daerah Ngopak untuk mengambil uang. Pria tersebut diketahui tidak melanjutkan perjalanannya, melainkan putar balik dan terlihat sengaja menunggu korban selesai dari ATM.
Aksi pelaku semakin berani saat memasuki jalanan menuju perbatasan kota. Pelaku yang mengendarai sepeda motor tersebut sempat memepet kendaraan korban. Yang membuat MBB syok dan mengalami trauma, pelaku melakukan tindakan asusila dengan memanggil korban secara genit sambil memamerkan serta memainkan alat kelaminnya di atas motor.
“Dia membuntuti saya sambil sesekali memanggil, dan bahkan memainkan alat kelaminnya seolah menjadikan saya sebagai bahan fantasi seksnya,” tambahnya dengan nada gemetar.
Berdasarkan pengamatan korban, pelaku diketahui menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 dengan nomor polisi N 5786 VAR. Ciri-ciri fisik pelaku digambarkan bertubuh agak gemuk dan memiliki wajah berewok.
Kasus ini menjadi peringatan bagi para pengendara perempuan yang melintas di jalur Pantura, terutama saat kondisi jalanan lengang. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam kondisi trauma atas tindakan pelecehan yang dialaminya di ruang publik tersebut. (fir)





















