Perwira Berdarah Batak Kini Pimpin Polres Probolinggo, Masyarakat Titip Harapan untuk Keamanan dan Penegakan Hukum

11

Probolinggo (WartaBromo.com) – Estafet kepemimpinan di Polres Probolinggo resmi berganti. AKBP Asmida Rizki Siregar, perwira polisi wanita berdarah Batak, kini dipercaya memimpin Polres Probolinggo setelah menjalani serah terima jabatan di Mapolda Jawa Timur, Selasa (28/7/2026).

Kehadirannya disambut dengan optimisme dari berbagai elemen masyarakat yang berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan situasi keamanan yang semakin kondusif sekaligus memperkuat penegakan hukum.

AKBP Asmida menggantikan AKBP M. Wahyudin Latif yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Kediri. Dengan penunjukan tersebut, ia menjadi perempuan pertama yang memimpin Polres Probolinggo.

Plt Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriantoro, mengatakan seluruh rangkaian serah terima jabatan berlangsung lancar di Mapolda Jawa Timur.

“Alhamdulillah, seluruh proses sertijab berjalan dengan baik. Saat ini tongkat komando Polres Probolinggo resmi berada di tangan AKBP Asmida Rizki Siregar,” ujarnya.

Sebelum bertugas di Probolinggo, perwira alumnus Akpol 2005 atau Batalyon Tatag Tathyadharaka itu, menjabat Kasubdit 1 Ditintelkam Polda Jawa Timur. Rekam jejaknya juga mencakup penugasan di Divisi Hubungan Internasional Polri, Bidhumas Polda Metro Jaya, hingga dua kali dipercaya mengikuti misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Haiti.

Kehadiran kapolres baru langsung menuai harapan dari tokoh masyarakat. Ketua MUI Kabupaten Probolinggo, KH Abdul Wasik Hannan, berharap kepemimpinan AKBP Asmida mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat.

“Kami menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Ibu Kapolres. Semoga amanah ini membawa keberkahan serta mampu menjaga Kabupaten Probolinggo tetap aman, damai, dan kondusif,” kata KH Abdul Wasik Hannan.

Menurutnya, tantangan menjaga keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Kolaborasi seluruh unsur masyarakat menjadi kunci agar situasi kamtibmas tetap terpelihara.

“Hubungan yang harmonis antara Polri, pemerintah daerah, TNI, ulama, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan kebersamaan, setiap persoalan akan lebih mudah diselesaikan,” ujar kiai yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah PCNU Kraksaan itu.

Harapan juga datang dari Presiden LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Indonesia, Samsuddin. Ia berharap kepemimpinan baru membawa semangat penegakan hukum yang lebih tegas, profesional, dan berkeadilan.

“Kami berharap Polres Probolinggo semakin berani menegakkan hukum secara adil, termasuk terhadap penyalahgunaan kewenangan maupun tindak pidana yang merugikan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia berharap pemberantasan kriminalitas jalanan menjadi salah satu prioritas di bawah kepemimpinan AKBP Asmida.

“Masyarakat ingin merasa aman dalam beraktivitas. Upaya menekan aksi begal dan kejahatan jalanan perlu terus diperkuat sehingga rasa aman benar-benar dirasakan warga,” ungkap aktivitas kelahiran Kecamatan Tiris tersebut.

Pengalaman panjang di bidang intelijen, kehumasan, hingga misi internasional menjadi modal yang diharapkan mampu membawa warna baru bagi Polres Probolinggo.

Masyarakat pun menaruh harapan agar kepemimpinan perwira berdarah Batak tersebut tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.